Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Petugas Berjibaku Padamkan Api Karhutla di Desa Sepahat Bengkalis

Abu Kasim • Rabu, 4 Februari 2026 | 14:56 WIB
Tim pemadam Karhutla berjibaku memadamkan api yang membakar lahan di Jalan Majapahit, Dusun Sejati, Desa Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Rabu (4/2/2026).
Tim pemadam Karhutla berjibaku memadamkan api yang membakar lahan di Jalan Majapahit, Dusun Sejati, Desa Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Rabu (4/2/2026).

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Tim Pemadam Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di RT 03/RW 02, Jalan Majapahit, Dusun Sejati, Desa Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, masih berjibaku memadamkan api yang membakar lahan lebih kurang 5 hektare.

Bahkan hingga Rabu (4/2/2026), api yang membakar bagian atas dan bawah lahan gambut, masih belum sepenuhnya selesai dipadamkan. Sedangkan kasus kebakaran tersebut telah memasuki hari ke empat penanganan.

Upaya pemadaman dilakukan sejak pukul 08.45 WIB oleh anggota Koramil 05/Bukit Batu Sertu N Guntung bersama tim gabungan penanganan Karhutla di kawasan perkebunan masyarakat yang terdampak kebakaran.

Danramil 05/Bukit Batu melalui Sertu N Guntung menyampaikan, hingga saat ini proses pemadaman masih terus berlangsung meski menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

"Hari ini kami bersama tim gabungan kembali melaksanakan pemadaman api di wilayah Dusun Sejati. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 10 hektare, dan sekitar 2,5 hektare sudah berhasil dipadamkan," ujar Sertu N Guntung.

Lokasi kebakaran berada pada koordinat 1.583880 N, 101.826058 E, dengan jenis lahan berupa perkebunan sawit di atas tanah gambut. Lahan tersebut diketahui milik warga bernama Yohannes Sihombing. Hingga kini, penyebab terjadinya kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Cuaca panas dan kondisi alam menjadi tantangan utama bagi petugas. Selain jarak lokasi yang cukup jauh dari Koramil, yaitu sekitar 75 kilometer, sumber udara yang terbatas serta angin kencang yang berubah-ubah turut menyulitkan proses pemadaman.

"Ya, hambatan utama di lapangan adalah kondisi tanah gambut, sumber udara yang jauh, serta cuaca yang sangat panas disertai angin kencang. Hingga sore hari, titik api masih terpantau ada di beberapa lokasi," ujarnya.

Dalam operasi pemadaman ini, personel gabungan yang terlibat terdiri dari Koramil 05/Bukit Batu, BPBD, Polri, Manggala Agni, MPB, Regdam Kecamatan, RPK BBH, Damkar, serta masyarakat setempat, dengan total puluhan personel.

Berbagai peralatan ikut dikerahkan, di antaranya mesin pompa air (ministriker), mesin robin, serta puluhan gulung selang dari masing-masing instansi terkait.

Pihaknya memastikan upaya pemadaman akan terus berlanjut hingga seluruh titik api benar-benar padam, sekaligus mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan.

"Melihat kondisi musim kemarau saat ini, kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena dampaknya sangat besar dan berbahaya," harapnya.

 

Editor : Rinaldi
#lahan gambut #Desa Sepahat #karhutla bengkalis