Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hampir 200 Hektare Lahan Terbakar di Desa Sukarjo Mesim Rupat

Abu Kasim • Rabu, 25 Februari 2026 | 18:12 WIB

Kapolsek Rupat AKP Faisal melakukan pendinginan api karhutla di lahan masyarakat di Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat, Bengkalis, Selasa (24/2/2026).
Kapolsek Rupat AKP Faisal melakukan pendinginan api karhutla di lahan masyarakat di Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat, Bengkalis, Selasa (24/2/2026).

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) -- Luas lahan yang terbakar di Desa Sukarjo Mesim Kecamatan Rupat hampir mencapai 200 hektere. Jika dibandingkan tahun 2025, kondidi api kebakaran hutan dan lahan ini sama dengan di Kelurahan Pergam Kecamatan Rupat, mencapai 200 hektere. Namun sampai saat ini pihak polisi belum menetapkan siapa pemilik dan pelaku pembakarannya.

"Kalau luas lahan terbakar hampir 200 ha dan lebih kurang dengan kejadian karhutla tahun 2025 lalu. Tahun lalu ada dua tersangka yang diamankan, tapi kali ini tak ada pelaku yang diamankan," ujar Yandi, salah seorang warga Rupat, Rabu (25/2/2026).

Sedangkan api Karhutla di Jalan Parit Jawa RT 004/RW 002 Dusun Sungai Mesim 2 Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat, sempat padam akibat diguyur hujan deras, namun kembali menyala dan merambat ke lahan semak belukar pada, Selasa (24/2/2026) sore.

"Ya, sudah dua hari ini api muncul kembali, setelah sempat padam karena hujan deras. Saat ini kami sedang melakukan pemadaman dan pendinginan bekas lokasi Karhutla," ujar Kapolsek Rupat, AKP Faisal, Selasa (24/2/2026).

Ia menyebutkan, lokasi kebakaran di Jalan Parit Jawa Dusun Sungai Mesim 2 hingga ke Jalan Sukajadi Desa Sukarjo Mesim. Di mana sebelumnya api sempat padam, namun karena cuaca kembali panas maka api muncul kembali.

Ia menyebutkan, luas lahan yang terbakar lebih kurang 4 hektare, dari lokasi awal seluas 65 hektare. Jadi luas lahan yang terbakar bertambah luas.

"Kondisi lahan yang terbakar merupakan lahan gambut semak belukar, kebun sawit. Jenis tanah gambut yang ditanami kelapa sawit. Kami mengalami kesulitan pemadaman karena angin kencang dan kerap berubah arah," jelasnya.

Ia menyebutkan, sebagian besar lahan yang terbakar merupakan hutan pohon mahang. Pihaknya juga masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab dan pemilik lahannya.

Kapolsek menyebutkan, lokasi kebakaran berada dalam satu hamparan di Jalan Jawa Dusun Sungai Mesim 2 Desa Sukarjo Mesim hingga ke Jalan Sukajadi Desa Sukarjo Mesim.

Ia mengatakan, kondisi terakhir sebagian besar lahan di lokasi karhutla adalah bekas terbakar beberapa waktu lalu dan sudah berhasil dipadamkan, namun saat ini di beberapa lokasi belum padam total.

"Api timbul kembali dikarenakan cuaca panas dan tiupan angin yang kencang, namun sudah berhasil dipadamkan. Tinggal pendinginan terhadap spot-spot asap yang masih timbul," jelasnya.

Ia mengatakan, untuk kondisi air dilokasi Karhutla sangat minim dan sulit, dikarenakan terbatasnya sumber air yang ada dikanal dan embung. Kapolsek Rupat mengaku, tetap melakukan koordinasi dan kerja sama dengan seluruh pihak terkait untuk melakukan mitigasi pemadaman dan pendinginan. Upaya pemantauan lokasi akan terus dilakukan guna mencegah terjadinya kebakaran lanjutan dan meluas ke lokasi lain yang berada dalam satu hamparan.

Sedangkan Manager Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) BPBD Bengkalis, Erzansyah mengatakan, setelah diguyur hujan deras beberapa waktu lalu api karhutla sempat padam. Namun setelah panas selama satu pekan api kembali berkobar di sejumlah titik awal. "Ada yang hidup kembali. Bahkan merambat ke lahan lain seperti di Desa Sukarjo Mesim Rupat serta di pulau Bengkalis. Namun petugas masih berusaha memadamkan api meski dalam kondisi berpuasa," jelasnya, Rabu (25/2/2026).

Ia menyebutkan, kebakaran lahan di Desa Sukarjo Mesim Kecamatan Rupat pada hari ke 2 yang terjadi sejak Senin (23/2/2026) di Jalan Sukajadi RT 09/RW 05 Dusun Teluk Kumbang, Desa Sukarjo Mesim dengan luas lahan terbakar mencapai 8 ha. Luas lahan yang berhasil dipadamkan 1 ha dan dalam proses pendinginan 7 ha.

"Sedangkan Karhutla di Jalan Karang Taruna RT 002/RW 002, Desa Sekodi, Kecamatan Bengkalis seluas 1/2 hektare masih dalam proses pemadaman oleh petugas. Jadi sampai saat ini yang tersisa di tiga kecamatan yakni Kecamatan Bengkalis, Bantan dan Rupat dengan luas lahan terbakar mencapai 8,5 hektare dan saat ini masih dalam proses pendinginan," jelasnya.

Editor : Rinaldi
#Desa Sukoharjo #lahan terbakar #Kapolsek Rupat