BENGKALIS (RIAUPO.CO) -- Api karhutla yang sempat muncul kembali di Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat, akhirnya berhasil dipadamkan. Petugas juga diuntungkan oleh hujan yang mengguyur lokasi kebakaran pada, Kamis (26/2/2026) sore.
"Sudah padam. Kami diuntungkan oleh hujan deras yang turun kemaren (Kamis). Tapi api tak langsung padam, bagian bawah tanah gambut, makanya kita masih melakukan pendinginan api," ujar Kapolsek Rupat AKP Faisal, Jumat (27/2/2026).
Ia menyebutkan, lokasi karhutla di Jalan Parit Jawa RT 004/RW 002 Dusun Sungai Mesim 2 Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat, sempat padam akibat diguyur hujan deras, namun kembali menyala dan merambat ke lahan semak belukar sejak, Selasa (24/2) sore.
Ia menyebutkan, luas lahan yang terbakar lebih kurang 4 hektare, dari lokasi awal seluas 65 hektare. Jadi luas lahan yang terbakar bertambah luas.
"Kondisi lahan yang terbakar merupakan lahan gambut semak belukar. Jenis tanah gambut yang ditanami kelapa sawit. Kami mengalami kesulitan pemadaman karena angin kencang dan kerap berubah arah," jelasnya.
Kapolsek Rupat mengaku, tetap melakukan koordinasi dan kerja sama dengan seluruh pihak terkait untuk melakukan mitigasi pemadaman dan pendinginan. Upaya pemantauan lokasi akan terus dilakukan guna mencegah terjadinya kebakaran lanjutan dan meluas ke lokasi lain yang berada dalam satu hamparan.
Sedangkan Manager Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) BPBD Bengkalis, Erzansyah mengatakan, untuk saat ini di Kabupaten Bengkalis nihil titik api. Ini setelah diguyur hujan deras beberapa waktu lalu, api karhutla sempat padam. Namun setelah panas selama satu pekan api kembali berkobar di sejumlah titik awal.
"Tapi sekarang semuanya dalam kondisi sudah padam. Seperti di Desa Sukarjo Mesim Rupat serta di Pulau Bengkalis. Namun petugas masih berusaha melakukan pendinginan api meski dalam kondisi berpuasa," jelasnya, Jumat (27/2/2026).
Editor : Rinaldi