BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Momen Hari Raya Idulfitri 1447 H dimaknai pimpinan DPRD Kabupaten Bengkalis Septian Nugraha dan M Arsya Fadillah sebagai momen penting dalam membangun sinergisitas untuk masyarakat. Makanya pimpinan dewan hadir di setiap momen idulfitri bersama bupati dan keluarga besarnya.
Bahkan pimpinan dewan hadiri dalam momen pawai takbir, Salat Idulfitri sampai open house bersama Bupati Bengkalis baik saat melaksanakan Salat Idulfitri di Lapangan Tugu Bengkalis.
Kehadiran kedua pimpinan legislatif tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, dalam membangun daerah serta menjaga kebersamaan di tengah masyarakat.
Dari sudut pandang DPRD, momentum Idulfitri ini tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga menjadi refleksi bersama untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha menilai, kebersamaan yang terjalin dalam momen hari raya menjadi fondasi penting dalam menjaga harmonisasi antara lembaga legislatif dan eksekutif.
Senada dengan itu, Wakil Ketua I DPRD Bengkalis M Arsya Fadillah menegaskan, semangat Idulfitri harus diwujudkan dalam kerja nyata, khususnya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat serta memastikan program pembangunan berjalan secara efektif dan tepat sasaran.
Selain itu, DPRD Bengkalis juga memandang pesan bupati terkait efisiensi sebagai langkah strategis, yang perlu didukung bersama. Efisiensi dinilai bukan sekadar penghematan, tetapi merupakan upaya untuk memaksimalkan pemanfaatan anggaran demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Usai pelaksanaan Salat Idulfitri, kedua pimpinan DPRD tersebut turut menghadiri kegiatan silaturahmi dan open house di Rumah Dinas Bupati Bengkalis. Kegiatan ini menjadi bentuk kedekatan dengan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antar-unsur pimpinan daerah.
Melalui momentum Idulfitri ini, DPRD Kabupaten Bengkalis menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi, menjaga persatuan, serta hadir sebagai representasi rakyat dalam setiap kebijakan pembangunan daerah.(ksm)
Editor : Arif Oktafian