Terus Merawat Khazanah Adat dan Budaya Melayu

Abu Kasim • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 09:29 WIB
Bupati Bengkalis Kasmarni (tiga kiri) didampingi Sekretaris Daerah Ersan Saputra (paling kanan) foto bersama Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha (tengah), Wakil Ketua I M Arsya Fadillah (tiga kanan), Wakil Ketua II Hendrik Firnanda Pangaribuan (dua kanan), Wakil Ketua III Misno (dua kiri), dan Sekretaris Dewan Rafiardi Saputra (kiri) usai sidang paripurna pengesahan LKPj APBD 2025 di Gedung DPRD Bengkalis, Rabu (29/7/2026). (ABU KASIM/RIAU POS)
Bupati Bengkalis Kasmarni (tiga kiri) didampingi Sekretaris Daerah Ersan Saputra (paling kanan) foto bersama Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha (tengah), Wakil Ketua I M Arsya Fadillah (tiga kanan), Wakil Ketua II Hendrik Firnanda Pangaribuan (dua kanan), Wakil Ketua III Misno (dua kiri), dan Sekretaris Dewan Rafiardi Saputra (kiri) usai sidang paripurna pengesahan LKPj APBD 2025 di Gedung DPRD Bengkalis, Rabu (29/7/2026). (ABU KASIM/RIAU POS)

 

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Masya­rakat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Bengkalis akan memperingati Hari Jadi ke-514 Bengkalis, Kamis (30/7) hari ini. Momentum bersejarah itu menjadi landasan berpijak dalam menapak masa depan Bengkalis yang bermarwah, maju dan sejahtera.

Berbagai kegiatan digelar Pemkab Bengkalis. Bahkan sehari menjelang hari H peringatan hari bersejarah, Bupati Bengkalis Kasmarni menandatangi

Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Bengkalis Tahun Anggaran 2025, sehingga ditetapkan menjadi Perda.

Baca Juga: Sepekan Kenduri Adat Hari Jadi Ke-514 Bengkalis Diawali Prosesi Buka Lawang 

Di momentum yang sama, Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso ikut menyaksikan persetujuan pengelolaan sistem tiket elektronik kepelabuhan penyeberangan Roll on Roll off (Ro-Ro) Air Putih dan Sungai Selari yang selama ini menjadi polemik klasik dan akan menggunakan sistem barunya yang sudah diuji coba selama satu bulan.

“Ini adalah momentum bersejarah bagi Kabupaten Bengkalis. Menjelang peringatan hari jadi ke-514 Bengkalis, banyak momentum bersejarah yang kami torehkan. Tentu kami sangat bersyukur dengan bertambahnya usia Bengkalis yang sudah lebih dari lima abad lamanya,” ujar Bupati Bengkalis Kasmarni usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Bengkalis, Rabu (29/7).

Ia mengaku, di tengah kondisi keuangan yang saat ini sangat memprihatinkan, yakni dana transfer pusat ke daerah yang terus mengalami keterlambatan, namun tak membuat program pemerintah terhenti seketika. Tapi, programnya terus berlanjut dan berjalan dengan baik.

Baca Juga: Lagi, Tersangka Korupsi di Satpol PP Bengkalis Ditahan Polisi

“Kami juga merasakan kondisi pemerintah saat ini, namun kami tak patah semangat dalam membangun Kabupaten Bengkalis dan akan terus merawat khazanah adat dan budaya Melayu sebagai tempat berpijak di masa akan datang,” ucapnya.

Sedangkan Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso juga menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Bengkalis yang sudah menghidupkan budaya Melayu.  Upaya tersebut merupakan investasi berharga bagi generasi masa kini maupun masa depan.

Ia menegaskan, bahwa pembangunan daerah membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk LAMR sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga marwah serta jati diri Negeri Junjungan.

Baca Juga: Selewengkan Dana KUR, Mantan Mantri Bank BUMN Divonis Empat Tahun Penjara 

Ia menekankan, kehadiran pemerintah daerah dalam berbagai kegiatan budaya dan pembangunan, bukan sekadar kehadiran fisik semata, melainkan wujud komitmen untuk terus memperkuat persatuan, menjaga marwah daerah, serta menegakkan keadilan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis.

“Di usia yang telah melewati lima abad, Bengkalis memiliki sejarah perjalanan yang panjang. Negeri ini pernah berjaya sebagai kota perdagangan dan bandar yang besar. Melalui momentum ini, mari kita berkomitmen dan membulatkan tekad agar Kabupaten Bengkalis senantiasa terus berjaya,” jelasnya.

Di sisi lain Wabup juga melihat, adanya perubahan sistem pelayanan transfortasi penyeberangan Ro-Ro Bengkalis. Bagi sebuah wilayah kepulauan, moda transportasi itu bukan sekadar alat angkut, melainkan jembatan hidup yang menghubungkan denyut nadi ekonomi, mobilitas warga, hingga pasokan logistik penting dari daratan Sumatera (Sungai Selari, Kecamatan Bukit Batu) menuju pusat pemerintahan di Pulau Bengkalis (Air Putih).

Baca Juga: Lagi, Polres Bengkalis Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Satpol PP

Ia juga menyoroti, pada awal operasionalnya beberapa dekade lalu, kehadiran penyeberangan ro-ro disambut dengan suka cita yang luar biasa. Keberadaannya berhasil memangkas keterisolasian daerah yang selama ini menggantungkan diri pada perahu-perahu kayu tradisional.

Ekonomi lokal bergerak cepat, harga barang menjadi lebih stabil, dan interaksi sosial antar pulau menjadi jauh lebih mudah. Namun, seiring waktu, berkah ini menghadapi tantangan besar. Pertumbuhan ekonomi daerah memicu lonjakan tajam volume kepemilikan kendaraan, yang sayangnya sempat tidak diiringi dengan pembenahan sistem manajemen pelabuhan yang memadai.

Selama bertahun-tahun, Pelabuhan Ro-Ro Bengkalis terlanjur identik dengan satu masalah klasik. Yakni antrean kendaraan yang mengular hingga keluar area pelabuhan. Menggunakan sistem konvensional yang usang, pengguna jasa harus mengantre panjang demi selembar tiket kertas yang dibeli secara tunai langsung di loket pelabuhan.

Baca Juga: Jelang Hari Jadi Ke-514, LAMR Bengkalis Ziarah Makam Leluhur

Dalam kondisi normal saja, pengguna jasa harus rela membuang waktu tunggu antara 1 hingga 2 jam hanya untuk masuk ke dalam kapal. Keadaan akan berubah menjadi “horor” tahunan saat memasuki momen arus mudik Lebaran, tahun baru, liburan sekolah, musim durian. Kendaraan roda empat dan roda dua terjebak berjam-jam, bahkan tidak jarang para pengendara harus menginap di jalan akses pelabuhan dalam kondisi yang melelahkan.

Persoalan ternyata tidak berhenti pada kenyamanan penumpang. Sistem manual ini menyimpan bom waktu di sektor tata kelola. Mekanisme tiket kertas dan transaksi tunai sangat rentan terhadap praktik pungutan liar (pungli), manipulasi data manifest penumpang yang tidak akurat, serta potensi kerugian Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga jutaan rupiah per hari akibat kebocoran tiket. Sebuah potret pelayanan publik yang mendesak untuk dibenahi.

Menjawab jeritan dan keluhan masyarakat yang telah menahun, Pemkab Bengkalis di bawah kepemimpinan Kasmarni Bagus Santoso (KBS) mengambil langkah berani dengan melakukan transformasi digital besar-besaran.

Pemkab Bengkalis resmi meluncurkan sistem e-tiketing berbasis aplikasi yang diberi nama Tiket Ro-Ro Online Air Putih-Sungai Selari (TRIPS) Bengkalis. Sistem tiket elektronik ini mengubah total pola transaksi yang selama ini dikeluhkan. Lewat aplikasi ini, masyarakat kini dapat memesan tiket penyeberangan jauh-jauh hari secara online, memilih jadwal keberangkatan yang pasti, dan melakukan pembayaran nontunai melalui berbagai kanal digital (e-wallet maupun transfer bank).

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Bengkalis Datuk Seri Syaukani Al Karim juga mengingatkan, agar dimomen Hari Jadi ke514 Bengkalis akan menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik baik masyarakat.

“Ya, masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan oleh pemerintah saat ini. Apa yang dihadapi masyarakat hendaknya segara ditanggapi pemerintah. Karena kondisi ekonomi yang sangat berat sekarang, dampaknya sangat dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap, Kabupaten Bengkalis ke depan hendaknya lebih baju dan baik. Karena sebagai kabupaten induk yang sudah  melahirkan kabupaten dan kota lain, seolah hanya berjalan ditempat. Tapi semuanya ini akan menjadi pemicu semangat membangun pemerintah agar lebih baik lagi.

Sementara itu, Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha juga menyampaikan pesan agar semua pihak dapat mendukung pembangunan di segala bidang yang dilakukan oleh Pemkab Bengkalis saat ini. Karena tanpa ada dukungan masyarakat, maka pembangunan akan berjalan dengan ketimpangan.

“Mari bersama-sama kita dukung pembangunan daerah agar Kabupaten Bengkalis terbebas dari berbagai krisis. Masyarakat sejahtera tentu menjadi cita-cita kita semua dan kami akan terus mendukung program pemerintah demi kemajuan daerah dan masyarakat yang sejahtera,” harapnya.(ksm)

Editor : Arif Oktafian
HUT Bengkalis 514 pemkab bengkalis bengkalis