DURI (RIAUPOS.CO) — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Institut Teknologi Mitra Gama Duri menggelar program pemberdayaan bagi remaja LKSA Rumah Yatim Ibadurrahman Duri, Bengkalis, Riau, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan yang diketuai Budi Permana Putra, M.Kom., tersebut melibatkan Dori Gusti Alex Candra, M.Kom., dan Mona Syafriani, S.E., M.M., sebagai anggota tim. Pelaksanaan program juga didukung sejumlah mahasiswa Institut Teknologi Mitra Gama Duri.
Program tersebut terlaksana berkat dukungan pendanaan hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Kegiatan mengusung tema “Inkubasi Talenta Digital Masa Depan: Pemberdayaan Remaja LKSA Rumah Yatim Ibadurrahman Duri Melalui Pelatihan Dasar Web Development dan Manajemen Bisnis Start-Up.”
Program ini ditujukan untuk membekali para remaja panti asuhan dengan keterampilan digital sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan. Materi yang diberikan memadukan dua kemampuan penting di era digital, yakni kemampuan teknis pengembangan situs web (web development) dan pemahaman dasar pengelolaan bisnis rintisan (start-up).
Melalui pendekatan teoritis dan praktik, peserta diajak memahami proses membangun sebuah platform digital sekaligus merancang ide bisnis yang memiliki daya saing. Dengan demikian, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai teknologi, tetapi juga diarahkan untuk mampu mengembangkan gagasan menjadi peluang usaha.
Ketua Tim PkM Institut Teknologi Mitra Gama Duri, Budi Permana Putra, M.Kom., mengatakan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam kegiatan tersebut menjadi wadah edukasi secara langsung yang diharapkan memberikan dampak bagi masyarakat.
“Dukungan hibah dari Kemdiktisaintek memungkinkan kami bersama tim dosen dan para mahasiswa membawa pelatihan digital berkualitas langsung ke LKSA Rumah Yatim Ibadurrahman Duri. Kami ingin memastikan anak-anak memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi bagian dari talenta digital Indonesia,” ujar Budi.
Sementara itu, pengelola LKSA Rumah Yatim Ibadurrahman Duri, Ummi Rahmanelli, menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Institut Teknologi Mitra Gama Duri bersama Kemdiktisaintek tersebut.
“Kami sangat menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Institut Teknologi Mitra Gama Duri bersama Kemdiktisaintek ini. Pelatihan seperti ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami, karena tidak hanya menambah pengetahuan dan keterampilan di bidang teknologi digital, tetapi juga memberikan motivasi dan kepercayaan diri untuk mengembangkan potensi mereka,” ujar Ummi.
Melalui program inkubasi tersebut, para remaja LKSA Rumah Yatim Ibadurrahman Duri diharapkan mampu menghasilkan karya nyata berupa prototipe platform digital. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan talenta-talenta digital baru dari Duri yang memiliki kemampuan dan daya saing di tengah perkembangan ekonomi digital.(c)