Pascahujan Lebat, Tim Gabungan Pastikan Areal Karhutla di Desa Buluh Apo Padam

Abu Kasim • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:15 WIB
Petugas gabungan mengecek areal karhutla di Jalan Reformasi RT 002 RW 006 Dusun Tambusu, Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir sudah dalam kondisi padam dan aman pascadiguyur hujan lebat, Rabu (26/8/2026). (Istimewa)
Petugas gabungan mengecek areal karhutla di Jalan Reformasi RT 002 RW 006 Dusun Tambusu, Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir sudah dalam kondisi padam dan aman pascadiguyur hujan lebat, Rabu (26/8/2026). (Istimewa)

 

PINGGIR (RIAUPOS.CO) - Pascahujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Bengkalis, khususnya di lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Pinggir pada, Rabu (27/8/2026) subuh, personel Polsek Pinggir bersama unsur TNI, BPBD, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) melakukan pengecekan di lapangan.

Di mana aeal yang sebelumnya terdampak Karhutla di Jalan Reformasi RT 002 RW 006, Dusun Tambusu, Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, tim langsung melakukan pengecekan ke bagian tanah yang apinya masih tersembunyi.

Kegiatan pengecekan dilaksanakan sekitar pukul 11.00 WIB hingga selesai tersebut,  sebagai bentuk langkah antisipasi dan memastikan kondisi terkini di lokasi pascaterjadinya karhutla. 

 Baca Juga: Karyawan Riau Pos Mustafa Alfa Edison Meninggal Dunia di Usia 54 Tahun

"Ya, tim gabungan turun langsung ke lokasi untuk memantau kondisi lahan sekaligus memastikan tidak terdapat lagi titik api maupun potensi munculnya kembali kebakaran," ujar Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, Kamis (28/2026)

Ia menyebutkan, berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, areal Karhutla yang berada di lokasi tersebut telah padam setelah diguyur hujan dengan intensitas lebat pada subuh dini hari. Kondisi lahan terpantau dalam keadaan basah dan tidak ditemukan adanya api yang masih menyala.

Meski kondisi areal telah padam akibat hujan, personel gabungan tetap melakukan pemantauan dan pengecekan secara menyeluruh. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, mengingat kondisi lahan di wilayah rawan karhutla dapat kembali terbakar apabila terdapat sumber panas dan kondisi cuaca kembali kering.

 Baca Juga: Chelsea Ditawari Kesempatan untuk Rekrut Kiper Aston Villa Emiliano Martínez

Menurutnya, kegiatan pengecekan ini juga menjadi bagian dari upaya preventif dalam penanggulangan Karhutla di wilayah hukum Polsek Pinggir. Sinergi antara Polri, TNI, BPBD, MPA, serta masyarakat menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga wilayah agar tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Ia juga mengimbau, masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, khususnya dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan adanya titik api atau kepulan asap di sekitar wilayah tempat tinggal maupun areal perkebunan.

Dengan adanya pengecekan secara langsung, diharapkan kondisi areal yang sebelumnya terdampak karhutla dapat terus terpantau dan tidak kembali terjadi kebakaran. Polsek Pinggir bersama seluruh unsur terkait berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan serta langkah pencegahan guna menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di wilayah Kecamatan Pinggir.

Baca Juga: Manchester City Mengkonfirmasi Perekrutan Ayyoub Bouaddi dari Lille dengan Biaya Transfer Segini

Sedangkan hasil pengecekan di lapangan, kata Kapolres, menunjukkan bahwa areal karhutla di Jalan Reformasi RT 002 RW 006 Dusun Tambusu, Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir, saat ini dalam kondisi padam dan aman pasca diguyur hujan lebat.(ksm)

Editor : Edwar Yaman
Desa Buluh Apo karhutla tim gabungan hujan lebat