Warga Bengkalis Minta Persoalan Kapal dan Dermaga Jadi Perhatian

Abu Kasim • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 13:01 WIB
MULAI KEROPOS: Kondisi dermaga Satu Ro-Ro Sungai Selari-Pakning mulai keropos, namun tetap melayani penyeberangan dengan muatan mobil tanpa beban yang berat. Foto diambil beberapa waktu lalu. (Abu Kasim/Riaupos)
MULAI KEROPOS: Kondisi dermaga Satu Ro-Ro Sungai Selari-Pakning mulai keropos, namun tetap melayani penyeberangan dengan muatan mobil tanpa beban yang berat. Foto diambil beberapa waktu lalu. (Abu Kasim/Riaupos)

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Rencana Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis saat menggesa pembangunan infrastruktur dalam mendukung penerapan e-ticketing di Pelabuhan Roll On-Roll Off (Ro-Ro) Air Putih dan Sungai Selari-Pakning, Kecamatan Bukit Batu, mendapat tanggapan bera­gam dari masyarakat pengguna jasa penyeberangan Ro-Ro Bengkalis.

Pasalnya, persoalan penyeberangan tersebut yang sudah cukup lama belum terurai, secara perlahan sudah menunjukkan perkembangan yang menggembirakan bagi masyarakat. Karena persoalan penyeberangan itu bukan terletak persoalan infrastuktur pendukung di dermaga kedua sisi. Melainkan persoalan tersebut ada pada armada kapal serta dukungan dermaganya.

“Kita sangat mendukung upaya pemerintah membenahi pelayanan penyebrangan. Karena selama ini yang diperbaiki di bagian darat yakni pengelolaan haluan antrean kendaraan. Padahal sesungguhnya persoalan tersebut, malah kapal Ro-Ro yang jumlahnya sangat terbatas,” ujar Hendri, salah seorang warga Bengkalis, Rabu (9/9).

Baca Juga: Sabu 65 Kg Jaringan Internasional Diamankan di Bengkalis

Ia mengaku, persoalan lain adalah dermaga yang belum difungsikan secara maksimal. Seperti sebelumnya dermaga satu Air Putih Bengkalis yang sempat mengalami kerusakan. Padahal baru diperbaiki dan akhirnya ditutup dan kembali diperbaiki, sehingga saat ini sudah normal kembali.

“Namun yang terjadi di Dermaga Satu Sungai Selari-Pakning yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Di mana bagian bawah jembatan mengalami pengeroposan, sehingga demaga itu tidak sepenuhnya bisa menyandar kapal dengan muatan mobil yang berat,” ujarnya. 

Jadi ia menyarankan, sebelum diberlakukan e-tiketing, hendaknya ada penambahan kapal Ro-Ro dan kapal yang melayani hendaknya dalam kapasitas besar dan laik jalan. Bukan seperti sekarang ini, banyak yang rusak dan pada saat doking, malah tak ada penggantinya. 

Baca Juga: Kolaborasi Polsek Bantan dan Satresnarkoba Polres Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu

Kepala Dishub Kabupaten Bengkalis, Ardiansyah menyebutkan, saat ini sedang ditata kembali perubahan layout kendaraan yang akan masuk kelokasi pelabuhan Ro-Ro di kedua pelabuhan tersebut.

“Ya, saat ini kita sedang melakukan perubahan kompleks pelabuhan, untuk keluar masuknya kendaraan yang saat ini sedang dikerjakan, baik di sisi Pelabuhan Sungai Selari maupun di Pelabuhan Air Putih Bengkalis,” ujarnya, Rabu (9/9).

Baca Juga: Polres Bengkalis Musnahkan Narkotika Senilai Rp80 Miliar Jaringan Internasional

Menurutnya, salah satu pekerjaan yang sedang dilakukan di Pelabuhan Ro-Ro Air Putih adalah pembongkaran area antrean sepeda motor dalam skala besar. Sementara itu, sejumlah peralatan pendukung sistem e-ticketing dari pihak ketiga juga telah tiba di Bengkalis dan saat ini memasuki tahap perakitan.(ksm)

Editor : Arif Oktafian
Pelabuhan Air Putih Sungai Selari ro-ro bengkalis bengkalis