TNI AL Bersinergi Bantu Warga Suku Asli Desa Bantan Timur

Abu Kasim • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 18:10 WIB
Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Dumai Kolonel Laut (P) Agung Nugroho Kusumaji bersama Wabup Bengkalis H Bagus Santoso meninjau langsung kegiatan Bakti Sosial TNI AL di Kampung Nelayan, Desa Bantan Timur, Selasa (15/9/2026).(Istimewa)
Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Dumai Kolonel Laut (P) Agung Nugroho Kusumaji bersama Wabup Bengkalis H Bagus Santoso meninjau langsung kegiatan Bakti Sosial TNI AL di Kampung Nelayan, Desa Bantan Timur, Selasa (15/9/2026).(Istimewa)

BANTAN (RIAUPOS.CO) - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Angkatan Laut, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Dumai Kolonel Laut (P) Agung Nugroho Kusumaji bersama Wakil Bupati Bengkalis H Bagus Santoso meninjau langsung kegiatan Bakti Sosial TNI AL di Kampung Nelayan, Desa Bantan Timur, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan sosial ini diisi dengan pemberian pelayanan kesehatan gratis serta pembagian paket sembako kepada para nelayan dan masyarakat maritim. Kehadiran TNI AL di tengah masyarakat pesisir ini membawa pesan kuat tentang kepedulian dan kehadiran negara bagi warga di wilayah perbatasan.

Wakil Bupati Bengkalis, H Bagus Santoso, mengungkapkan bahwa nilai utama dari kegiatan ini tidak semata-mata terletak pada jumlah paket bantuan yang dibagikan.

 Baca Juga: Saksi Sebut Rida K Liamsi Terima Gaji Rp200 Juta per Bulan tanpa SK

“Jangan kita ukur kegiatan ini hanya dari berapa paket sembako yang dibagikan atau berapa orang yang diperiksa kesehatannya. Di balik semua itu ada pesan yang lebih besar, yaitu negara hadir, TNI hadir, pemerintah hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurut Bagus, masyarakat pesisir memiliki posisi yang sangat strategis dalam pembangunan daerah. Kehidupan mereka bersentuhan langsung dengan sektor kelautan, perikanan, perdagangan, dan berbagai aktivitas ekonomi berbasis maritim. Oleh karena itu, perhatian kepada mereka harus diberikan secara berkelanjutan melalui peningkatan akses kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan pengembangan potensi lokal.

Senada dengan hal tersebut, Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung Nugroho Kusumaji menegaskan, bahwa bakti sosial ini merupakan wujud nyata komitmen TNI AL untuk terus mendampingi masyarakat maritim.

“Para nelayan dan masyarakat maritim tidak hanya menggantungkan kehidupan dari laut, tetapi juga menjadi bagian penting dari denyut nadi perekonomian serta penjaga ruang laut Indonesia,” ujar Danlanal.

 Baca Juga: Lantik Pengurus LPTQ Inhil, Bupati Herman Tekankan Seleksi Kafilah Objektif

“Dari laut, kami mengabdi untuk masyarakat. Kami hadir bersama rakyat, TNI Angkatan Laut semakin kuat,” tegas Kolonel Agung.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Bantan Timur, Sani, juga memaparkan kondisi desanya yang dihuni oleh sekitar 45 persen penduduk dari Suku Akit. Saat ini, warga desa tidak hanya mengandalkan aktivitas ekonomi tradisional, tetapi sudah mulai mengembangkan usaha kreatif yang bernilai tambah tinggi.

Salah satu produk unggulan yang menonjol adalah pengolahan arang berbahan tempurung kelapa. Produk lokal ini ternyata sudah berhasil menembus pasar internasional.

 Baca Juga: MTQ Tingkat Kelurahan Dimulai, Pekanbaru Siapkan Seleksi Kafilah Terbaik untuk Ajang Provinsi

“Arang kelapa dari Desa Bantan Timur saat ini sudah mampu diekspor ke Malaysia, dan tahun ini kami menargetkan bisa menembus pasar China,” ungkap Sani.

Potensi ekspor ini dinilai menjadi peluang strategis untuk meningkatkan pendapatan warga sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru di desa. Pihak desa berharap dukungan dari pemerintah dan TNI AL dapat terus berlanjut agar pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir bisa tumbuh mandiri dan berdaya saing tinggi.(ksm)

Editor : Edwar Yaman
tni al wabup bengkalis desa bantan timur