BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Langkah upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis dengan cara menyediakan alat berat untuk membantu warga saat melakukan pembersihan lahan. Sehingga warga bisa membersihkan dan menata lahan tanpa harus membakar.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Bengkalis Hj Kasmarni saat meninjau kegiatan pembersihan lahan masyarakat di Kecamatan Pinggir, Bengkalis, Sabtu (19/9). Dalam kesempatan itu, Kasmarni mendorong agar dukungan alat berat untuk pembersihan lahan masyarakat dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
Menurut Kasmarni, program tersebut menyasar masyarakat lokal yang memiliki lahan sekitar 2 hingga 3 hektare. ”Ini merupakan program kita untuk membantu masyarakat lokal yang memiliki lahan kurang lebih 2 sampai 3 hektare. Kita bantu dengan alat berat untuk membersihkan lahannya, tentunya dengan mengikuti tata cara dan ketentuan yang berlaku,” ujar Kasmarni.
Baca Juga: Harumkan Nama Rupat, Atlet Teqball Bengkalis Sumaya Raih Medali Perak di Asian Games
Bagi Kasmarni, langkah tersebut merupakan bagian penting dari strategi pencegahan Karhutla. Masyarakat diberikan solusi agar dapat membersihkan lahan tanpa harus menggunakan cara pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran dan menimbulkan dampak lebih luas.
Kasmarni menegaskan, penanganan Karhutla tidak boleh hanya berorientasi pada pemadaman setelah kebakaran terjadi. Pencegahan harus dilakukan sejak awal, termasuk menciptakan pilihan yang lebih aman bagi masyarakat dalam mengelola lahannya.
Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Bengkalis, Petugas Temukan Barang Berbahaya
Sebab, ketika api sudah muncul, dampaknya tidak berhenti pada lahan yang terbakar. Asap dapat mengganggu kesehatan, aktivitas pendidikan, transportasi, perekonomian, hingga kehidupan sosial masyarakat.
”Akibat dari kebakaran ini efeknya panjang. Karena itu, ke depan kita harus bersama-sama menangani dan mencegah kebakaran hutan dan lahan. Salah satunya dengan membantu masyarakat membersihkan lahannya,” tegasnya.
Baca Juga: Usai Gelar Salat Istisqa Bersama Warga Binaan, Kota Bengkalis Diguyur Hujan
Karena itu, bupati berharap program bantuan alat berat tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi dapat menjadi program yang berkelanjutan. Dengan begitu, semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses terhadap solusi pembersihan lahan yang aman, tertib dan sesuai ketentuan.(yls)
Laporan ABU KASIM, Bengkalis
Editor : Arif Oktafian