Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Terjadi Antrean Panjang Warga Mengisi BBM pada Beberapa SPBU di Selatpanjang Kepulauan Meranti, Ini Pemicunya

Wira Saputra • Selasa, 16 April 2024 | 15:34 WIB

 

Antrean warga yang ingin mengisi BBM terjadi di SPBU Jalan Imam Bonjol, Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, sejak Selasa (16/4/2024) pagi.
Antrean warga yang ingin mengisi BBM terjadi di SPBU Jalan Imam Bonjol, Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, sejak Selasa (16/4/2024) pagi.

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Beberapa hari terakhir antrean panjang warnai sejumlah SPBU di Selatpanjang, Kecamatan Tebingtinggi, Kepulauan Meranti. Pantauan Riaupos.co, Selasa (16/4/2024), antrean mengular sejak pagi di SPBU Jalan Imam Bonjol.

Situasi serupa juga terjadi di SPBU Jalan Alah Air hingga pengaturan antrean ikut diawasi oleh aparat kepolisian. Dari keterangan salah seorang warga yang kediamannya tak jauh dari SPBU tersebut mengaku bahwa situasi ini sudah berlangsung sejak awal pekan ini. Bahkan ada warga yang mengantre sejak pagi dan terus berlangsung hingga sore.

"Kondisi begini sudah sejak kemarin. Dari pagi antrean sudah panjang. Kemarin itu seperti ini sampai sore," ujarnya Sandi.

Baca Juga: SPBU Diminta Jaga Ketersediaan Stok BBM di Riau

Terpisah Andre yang ikut mengantre mengaku sulit mendapatkan pasokan BBM untuk kendaraannya. Tidak seperti hari biasa, selain mengisi BBM dari SPBU, pengisian dapat dilakukan di kios kios pengencer.

"Sekarang itu kios-kios kecil pada kosong semua. Kata pengecer, mereka tidak bisa mendapatkan pasokan dari APMS seperti sebelumnya," beber Andre.

Situasi parah dialami oleh warga yang tinggal jauh dari APMS dan SPBU. Seperti Nofrizal warga desa Alai mengaku harus menempuh belasan Km untuk mendapatkan BBM dampak kios kecil di desa mereka pada tutup semua.

"Kami dari Alai sudah mengantre dari pagi. Kios kios pada kosong persediaan BBM semua. Makanya kami harus ke SPBU Jalan Imam Bonjol untuk mendapatkan BBM. Masalahnya di sini ngantre juga," ujarnya.

Baca Juga: Promo SPBU Pertamina dari Kartu Kredit BRI Bikin Mudik Lebaran Anda Makin Happy

Terpisah Kepala Disperindag Kepulauan Meranti Marwan tak menampik kondisi tersebut. Penyalura BBM jenis pertalite dibatasi APMS tak lagi menjual ke pengecer.

Seperti yang tertuang salam Surat Edaran Menteri ESDM Nomor 14.E/HK.03/DJM/2021 yang mengatur bahwa penyalur retail (SPBU/SPBN/SPBB (bunker) dan bentuk lainnya) hanya dapat menyalurkan BBM kepada pengguna akhir dan dilarang menyalurkan BBM kepada pengecer.

"Mereka (APMS, red) ketakutan menjual BBM ke kios-kios karena memang ada pengetatan pengawasan dari Pertamina yang melarang itu. Takut berdampak kepada mereka," ujar Marwan.

Baca Juga: Antisipasi Kecurangan, Polsek Kuantan Tengah Patroli di SPBU Sungai Jering

Padahal di Kepulauan Meranti, sejak lama kios-kios membeli minyak dari APMS. Alasan penjualan BBM ke kios-kios adalah untuk mempermudah distribusi BBM ke warga karena Meranti merupakan wilayah berpulau dengan infrastruktur yang kurang memadai.

"Untuk stok masih ada, masih aman seminggu ke depan. Di APMS Jalan Imambonjol ada 75 KL, di Alahair 40 KL. Itu kapal saat ini juga sedang menjemput ke Pekanbaru. InsyaAllah 5 atau 6 hari kedepan sudah sampai di sini," kata Marwan lagi.

Baca Juga: Gas LPG 3 Kg Alami Kelangkaan di Meranti, dan Ready pada Tanggal ini

Marwan juga menegaskan saat ini kuota BBM yang seharusnya diterima Kepulauan Meranti tetap tak berubah seperti sebelumnya.

 

Editor : RP Eka Gusmadi Putra
#antre spbu #spbu di selatpanjang kepulauan meranti #selatpanjang meranti