JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Dampak negatif viralnya video guru dan murid di Gorontalo berdurasi 7 menit yang menyebar di media sosial dan hingga kini link-nya masih dicari. Dikhawatirkan juga berpengaruh terhadap semangat belajar mengajar siswa dan guru di MAN 1 Gorontalo.
Karenanya, guna meminimalisir dampak negatif viralnya video guru dan murid di Gorontalo tersebut, Kementrian Agama (Kemenag) RI langsung mendatangi sekolah tempat pemeran kedua video tersebut. Yakni di MAN 1 Gorontalo.
Kementerian Agama menyapa dan memberikan motivasi para guru dan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo usai dirundung viralnya video asusila.
Acara digelar bersama oleh Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah dengan Direktorat Kuriklulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah.
Baca Juga: Ini Peran Siswi Berseragam Pramuka dalam Video Guru dan Murid di Gorontalo Berdurasi 7 Menit
Giat ini bertujuan membangkitkan kembali semangat serta menumbuhkan rasa percaya diri civitas akademika dalam menghadapi berbagai tantangan. Hadir ratusan siswa MAN 1 Kabupaten Gorontalo, serta para guru madrasah se-Provinsi Gorontalo.
Direktur KSKK Madrasah M Sidik Sisdiyanto menegaskan pentingnya menghadapi situasi ini dengan terus meningkatkan karakter dan kepercayaan diri bahwa setiap tantangan dapat dilalui dengan baik. Menurutnya, seluruh siswa dan guru harus bangkit dan memperkuat semangat mereka untuk menghadapi segala rintangan.
"Kesulitan yang kita alami adalah bagian dari perjalanan menuju kesuksesan," ujar Sidik Sisdiyanto di Gorontalo, Selasa (8/10/2024).
"Dengan pikiran positif, kita dapat mengatasi hambatan apa pun. Ini adalah waktu bagi kita semua untuk bangkit dan membuktikan bahwa madrasah ini adalah lembaga pendidikan yang berprestasi,” sambungnya.
Direktur GTK Madrasah, Thobib Al Asyhar menyampaikan bahwa MAN 1 Kabupaten Gorontalo adalah madrasah berprestasi. Banyak capaian yang ditorehkan anak didiknya di berbagai prestasi, baik di level provinsi maupun nasional.
"MAN 1 Kabupaten Gorontalo adalah madrasah hebat. Madrasah berprestasi dalam berbagai kejuaraan, baik di tingkat lokal maupun nasional. Apalagi semasa Covid 19 lalu telah lahir hafidz dan hafidzah di madrasah ini. Sangat membanggakan" ujar Thobib.
Prestasi ini, kata Thobib, menunjukkan bahwa meskipun di tengah tantangan, madrasah tetap mampu berkontribusi dalam mencetak generasi berprestasi. Oleh karena itu, semangat tersebut diharapkan terus dipupuk ke depannya.
Baca Juga: Video Viral Kejadian Begal di Duri Hoaks, Kapolsek Minta Masyarakat Lakukan Cek dan Ricek
Kepada para guru, Thobib menekankan pentingnya memiliki harga diri (self-esteem) yang tinggi serta menjadi pribadi yang menyenangkan. Para guru diminta untuk terus meningkatkan kualitas diri mereka dalam mendidik dan membimbing siswa.
“Melalui kegiatan ini, para guru dan siswa diharapkan mampu mengembalikan citra positif madrasah dan terus berprestasi di masa depan,” harapnya.
Baca Juga: Video Viral Kejadian Begal di Duri Hoaks, Kapolsek Minta Masyarakat Lakukan Cek dan Ricek
Acara tersebut berlangsung di Asrama Haji Gorontalo dan dihadiri oleh Pelaksana Harian (PLH) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Kabid Penmad, serta para pejabat terkait.
Baca Juga: Video Guru dan Murid di Gorontalo Berdurasi 7 Menit Viral, 9 Fakta Ini Bikin Link Video Masih Dicari
Sebagai bentuk apresiasi, tiga unit laptop diberikan kepada guru-guru berprestasi di MAN 1 Kabupaten Gorontalo sebagai motivasi untuk terus menginspirasi dan meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah tersebut.
Editor : RP Eka Gusmadi Putra