JAKARTA (RIAUPOS.CO – Kawasan padat penduduk di Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat terbakar pada Senin (21/7/2025) pagi. Puluhan unit rumah warga hangus dan menyebabkan ratusan orang kehilangan tempat tinggal.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan menjelaskan, kebakaran dilaporkan mulai pukul 08.35 WIB. Sebanyak 86 rumah tinggal di Jl. Duri Utara I, tepatnya di RT 05,11,12,13, dan 14 RW 02 hangus terbakar.
"Objek terdampak sebanyak 86 rumah tinggal, 100 KK dan 400 jiwa. Itu data sementara," ujar Yohan, Senin (21/7/2025).
Proses pemadaman berlangsung cukup lama hingga akhirnya dinyatakan padam seluruhnya pada pukul 18.06 WIB. Sebanyak 29 unit mobil pemadam dengan 145 personel dikerahkan. Selain petugas Disgulkarmat, juga terdapat bantuan petugas dari berbagai instansi lainnya seperti BPBD, PMI, AGD Dinkes, Dishub, Satpol PP, PLN, hingga personel TNI dan Polri. Yohan juga menyebutkan bahwa tujuh warga mengalami luka ringan dan sudah mendapat penanganan medis.
Hingga saat ini, dugaan penyebab kebakaran masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang. Saat ini, BPBD DKI Jakarta bersama sejumlah instansi telah mendirikan pos pengungsian di Balai Warga RW 02 (eks Puskesmas) dan SKKT. Bantuan logistik serta kebutuhan dasar juga telah disalurkan.
"BPBD DKI Jakarta mendistribusikan logistik dan bantuan hidup dasar kepada para penyintas dengan rincian: air mineral (35 dus), kidsware (35 paket), matras (10 lembar), terpal (10 lembar)," terangnya.
Baca Juga: Satgas Gabungan Kesulitan Padamkan Api yang Membakar Lahan di Salo Timur dekat Tower Sutet
Selain itu, berbagai peralatan pendukung seperti tenda pengungsi, meja lipat, kipas angin, hingga lampu bohlam juga telah didirikan untuk mendukung kebutuhan darurat warga terdampak. Estimasi kerugian akibat insiden ini ditaksir mencapai angka fantastis, yaitu sekitar Rp 10.110.000.000. Warga diimbau tetap waspada dan segera menghubungi layanan darurat Jakarta Siaga 112 jika terjadi situasi serupa.***
Editor : Edwar Yaman