BAGAN BATU (RIAUPOS.CO) - Kondisi jalan lintas sumatera (Jalinsum) Riau-Sumut khususnya yang melintasi wilayah Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) cukup rawan dengan terjadinya kemacetan seiring dengan tingginya lonjakan pengunaan kendaraan khususnya mobil dan bus
Informasi diperoleh kemacetan parah terjadi pada Kamis (19/3/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. hingga Jumat (20/3/2026) siang.
Salah seorang penguna jalan, Tomi Rahmat membenarkan kondisi macet parah yang sempat dialaminya pada saat perjalanan dari Bagansiapiapi (Rohil) menuju ke Medan, Sumut.
"Kami mengalami kemacetan pada saat melintas di daerah Bagan Batu," katanya, dihubungi Riau Pos.
Ia menerangkan kondisi jalan secara umum sudah dalam kondisi baik, tidak ada yang rusak sehingga kemacetan diperkirakan bukan karena kondisi jalan yang buruk. Diperkirakan tambahnya kemacetan terjadi di daerah Sumut yang berimbas pada terhentinya arus kendaraan dengan tujuan ke Sumut tersebut.
Untungnya kondisi itu tidak mengakibatkan pihaknya mengalami masalah lain seperti kerusakan kendaraan ataupun kehabisan bensin.
"Alhamdulillah setelah siang perjalanan lancar kembali," katanya.
Salah seorang warga Bagan Batu, Amri membenarkan terjadinya kondisi kemacetan yang panjang di wilayah Bagan Batu tersebut. Ia menerangkan pemandangan kendaraan berupa mobil pribadi, dan truk berjejer di sepanjang jalan lintas sumatera tersebut.
"Informasinya kemacetan mulai dari daerah Cikampak (Sumut) sampai ke Balam (Balai Jaya-red)," terangnya. Diketahui Balai Jaya merupakan salah satu kecamatan yang bersebelahan dengan daerah Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah, Rohil.
Kondisi yang berbeda terangnya nampak untuk jalur di jalan lintas yang mengarah dari Sumut ke Rohil, Riau.
"Kondisi berbeda, dimana untuk kendaraan baik mobil, bis yang mengarah ke Pekanbaru terlihat lancar," katanya.
Terpisah kondisi kemacetan yang terjadi dibenarkan pihak kepolisian.
"Kemacetan sudah terjadi mulai di daerah Balam, Kecamatan Balai Jaya. Tim urai macet disiapkan untuk mengurai kemacetan yang rawan terjadi di Bagan Batu," kata Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni SIK MH melalui Kasi Humas Polres Rohil Ipda Didi Sofyan SH MH, Jumat (20/3/2026).
Dari informasi tim urai macet terangnya, dalam beberapa hari ini terjadi peningkatan arus mudik dari arah Pekanbaru menuju ke Medan-Sumut.
Seiring peningkatan jumlah kendaraan yang melintas dalam waktu yang bersamaan membuat terjadi kemacetan. Seperti yang sempat terjadi pada Kamis (19/3/2026) malam.
"Informasinya kemacetan terjadi daerah arah Sumut yang mana ujungnya sampai ke wilayah Bagan Sinembah tepatnya di KM 1," kata Ipda Didi Sofyan. Personil yang bertugas tambahnya telah melakukan penyisiran kemacetan dan berusaha mengurai kemacetan yang terjadi.
Saat ini tambah Didi Sofyan kondisi lalu lintas di jalinsum sudah terpantau dalam keadaan lancar. Disamping kerawanan soal kemacetan dirinya mengingatkkan agar pemudik bisa meningkatkan kewaspadaan dan mengedepankan aspek keselamatan saat berkendara.
Salah satunya dengan memperhatikan kondisi kendaraan yang dipergunakan.
Dimana seperti terjadi baru-baru ini polisi menemukan adanya satu mobil yang membawa satu rombongan keluarga yang terpaksa berhenti di jalan karena mengalami kerusakan.
"Ada satu mobil mogok yang akhirnya dibantu personil didorong, agar tidak dibadan jalan," katanya. Upaya itu guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, selanjutnya dibantukan untuk perbaikan.
Sebelumnya untuk mengecek kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H, Kapolres AKBP Isa Imam Syahroni bersama Ketua Bhayangkari Cabang Rohil melaksanakan peninjauan ke sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Terpadu (Pospadu) Ops Ketupat Lancang Kuning 2026.
Kegiatan peninjauan menyasar tiga titik strategis, yakni Pos Pengamanan Simpang Bukit Timah di Kecamatan Tanah Putih, Pos Pengamanan KM 08 Balam di Kecamatan Bangko Pusako, serta Pos Terpadu Bagan Batu di Kecamatan Bagan Sinembah.
Kapolres Rohil memberikan arahan langsung kepada personel agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan selama pelaksanaan tugas, khususnya dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas dan kepadatan arus lalu lintas.
Ia juga menekankan pentingnya memberikan pelayanan yang humanis dan profesional kepada masyarakat, sehingga pemudik merasa aman dan nyaman selama perjalanan.
“Laksanakan tugas sesuai SOP dengan penuh tanggung jawab, serta respon cepat terhadap setiap laporan masyarakat. Perkuat sinergitas dengan seluruh instansi terkait, dan lakukan patroli secara rutin guna mencegah potensi gangguan keamanan,” katanya.
Selain itu, personel juga diinstruksikan untuk memberikan bantuan maksimal kepada masyarakat, seperti informasi jalur mudik, pertolongan pertama, hingga bantuan darurat lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Rohil bersama Ketua Bhayangkari Cabang memberikan bingkisan kepada personel yang bertugas sebagai bentuk dukungan moril guna menjaga semangat dan stamina selama pelaksanaan operasi.
"Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, situasi arus lalu lintas di jalur mudik wilayah Kabupaten Rokan Hilir terpantau dalam kondisi aman, lancar, dan terkendali. Meski belum terjadi lonjakan signifikan, pengamanan di titik-titik rawan telah diperketat," kata kapolres.
Secara keseluruhan, kesiapan personel dan sarana prasarana di Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu Ops Ketupat Lancang Kuning 2026 dinyatakan optimal. Seluruh unsur yang terlibat telah bersinergi dengan baik guna memberikan rasa aman dan pelayanan maksimal kepada masyarakat. (fad)
Editor : Eka G Putra