Kepada wartawan, Kapolres menjelaskan kehadiran dirinya bersama jajaran guna mengetahui situasi masyarakat. Termasuk merespon persoalan-persoalan yang terjadi di tengah masyarakat dan memberikan solusi serta bantuan yang sesuai dengan tanggungjawab kepolisian.
"Kami turun langsung juga untuk mencegah potensi gangguan Kamtibmas dan mewujudkan Pemilu Damai 2024 di Kota Dumai," sebut Kapolres.
Salah satu yang dilaksanakan secara rutin, sambung Kapolres, pihaknya mengedukasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat di wilayah hukumnya agar tidak mudah terprovokasi dengan isu negatif, berita bohong (hoaks), ujaran kebencian dan isu SARA yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
"Edukasi makna Pemilu Damai 2024 sangat diperlukan agar seluruh masyarakat mendapatkan pemahaman yang benar di tengah banjir arus informasi di media sosial dan platform digital lainnya," paparnya.
"Dan ini merupakan salah satu upaya Polri dalam melindungi masyarakat agar tidak salah langkah dan tidak terjebak oleh informasi sesat yang dapat menimbulkan potensi terjadinya misinformasi dan disinformasi dalam Pemilu 2024 hingga mengorbankan persatuan dan kesatuan," pungkasnya.
Editor : RP Rinaldi