DUMAI (RIAUPOS.CO) - Satu titik panas, Senin (22/7/2024) ditemukan di tanah gambut dan semak belukar di Jalan Parit Ginen RT 03, Kelurahan Mundam Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai. Luas lahan yang terbakar di lokasi tersebut mencapai sekitar satu hektare.
Data yang dirangkum dari Pusat Pengendalian Operasial (Pusdalops) Penanggulangan Bencana (PB) BPBD Dumai menyebutkan lokasi titik panas tersebut ditemukan Jalan Parit Ginen, RT 03, Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai dengan titik koordinat 1°38'51" N 101°29'20" E.
Jenis tanah dan vegetasi yang terbakar berupa gambut dan semak belukar yang luasnya mencapai sekitar satu hektare. Dengan ditemukan titik panas tersebut Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Dumai bersama instansi terkait melaksanakan pemadaman dan pendinginan di lokasi karhutla.
Sejumlah unsur yang terjun ke lokasi Karhutla di Kelurahan Mundam tersebut yakni dari BPBD Dumai, Polsek Medang Kampai/Bhabinkamtibmas Kelurahan Mundam, Kodim 0320 Dumai/Babinsa Kelurahan Mundam dan MPA Kelurahan Mundam.
Kepala Pelaksana BPBD Dumai, Irawan Sukma AP Msi melalui Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Dumai, Joko Susilo yang dihubungi Riaupos.co, Senin (22/7/2024) membenarkan ditemukanya titik panas di Kelurahan Mundam tersebut. ''Tim Satgas Karhutla sudah berusaha melakukan pemadaman dan pendinginan,'' kata Joko.
Seiring pemadaman dan pendinginan yang dilakukan, lanjut Joko, Pusdalops PB BPBD Dumai turut melaksanakan kegiatan pelaporan rutin pemantauan online Ssatelite titik hotspot dan Bencana secara real time kondisi terkini Kota Dumai.
Kemudian, lanjut Joko, melakukan updating prakiraan cuaca secara berkala serta melaksanakan kesiapsiagaan selama 2 X 24 jam. ''Selama dalam aksi pemadaman, kondisi cuaca cerah dan sumber air masih mudah ditemukan,'' kata Joko. (sah)
Editor : M. Erizal