DUMAI (RIAUPOS.CO) -- Rumah duka, Bripka SS yang berada di Jalan Pulau Payung, Gang Sentul, Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Timur, Jumat (11/4/2025) menjelang sore terlihat ramai dikunjungi pelayat. Bripka SS meninggal dunia di lokasi hiburan Dream Box Cafe dan Resto yang berada di Jalan Syech Umar.
''Saya tidak punya firasat apa-apanya kalau suami saya ini akan pergi untuk selamanya. Saya baru mengetahui kalau suami saya meninggal melalui Medsos,'' kata Febri Jolizah Ginting istri dari Bripka SS yang ditemui awak media di kediamannya.
Sewaktu bertugas di bagian Samapta dan terkadang mendapat tugas menjaga kantor, lanjut Febri, Bripka SS selalu dalam keadaan sehat.
Bahkan dalam rentang waktu setiap tiga atau enam bulan sekali semua anggota di Polres Dumai menjalani cek kesehatan.
''Dari cek kesehatan inilah diketahui kalau Bripka SS itu sehat. Jantung dan hatinya sehat. Dan tidak ada keluhan penyakit apapun,'' kata Febri seraya menambahkan bahkan hasil dari otopsi Bripka SS meninggal dunia bukan disebabkan over dosis.
Kapolres Dumai AKBP Hardi Dinata membenarkan bahwa pria yang ditemukan meninggal dunia di depan tempat hiburan Dream Box, Kota Dumai, merupakan anggota Polres Dumai.
''Memang benar seorang laki-laki yang ditemukan di depan Dream Box adalah anggota Polres Dumai,'' kata Hardi.
Dari hasil pemeriksaan awal, lanjut Hardi, korban meninggal dunia tidak menemukan adanya indikasi kekerasan maupun overdosis narkoba. '
'Atas nama pribadi dan institusi Polres Dumai, saya mengucapkan turut berduka dan berbelasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan dan kami pastikan anggota meninggal dunia bukan dikarenakan oleh kekerasan ataupun OD karena narkoba,'' kata Hardi.
Terkait kronologi sebelum kejadian, tambah Hardi, bahwa korban diketahui sempat keluar malam bersama rekan-rekannya.
Untuk menemukan asal terjadinya peristiwa tersebut dilakukan pemeriksaan terhadap saksi dan yang lainnya.
''Memang betul yang bersangkutan pergi bersama rekan-rekannya pada malam itu. Semuanya sudah dilimpahkan ke Propam Polda Riau,'' kata Hardi.(sah)
Editor : Edwar Yaman