DUMAI (RIAUPOS.CO) - Tingginya intensitas curah hujan yang terjadi belakangan ini di wilayah Kota Dumai, ternyata telah memberikan dampak. Dimana, sebagian daerah di wilayah Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan telah terendam banjir.
Banjir yang merendami sebagian daerah di Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan tersebut terparah hanya berada di lingkungan RT 01.
Sedangkan yang terdampak banjir sebanyak 37 KK atau sekitar 143 jiwa. Terdiri dari 89 orang dewasa, 43 anak-anak dan 112 Lansia.
''Kalau sudah ada hujan lebat, apalagi dua atau tiga jam lama, daerah ini selalu terendam banjir,'' kata Syamsul (56) warga Kelurahan Bukit Datuk.
Sebagian besar banjir yang terjadi lingkungan RT 01, Kelurahan Bukit Datuk tersebut telah merendami sejumlah ruas badan jalan lingkungan. Termasuk merendami sejumlah halaman dan teras rumah-rumah masyarakat.
Warga Kelurahan Bukit Datuk, Udin (51) menjelaskan, banjir yang terjadi kali ini kondisi sama seperti yang sudah berlaku sebelumnya.
''Ketinggian genangan air hanya mencapai sekitar 40 centimeter saja. Dan ini masih mendingan lantaran tidak ada pengaruh dari pasang air laut,'' kata Udin.
Kalau sempat pasang air laut itu muncul sementara kondisi sudah banjir dari pengaruh hujan, tambah Udin, jelas debit air bisa bertambah tinggi.
''Hanya saja, kondisi genangan air sudah berangsur berkurang. Dan beberapa titik sudah terlihat mengering,'' kata Udin.
Kepala Pelaksana BPBD Dumai, Irawan Sukma AP MSi melalui Kabid Logistik dan Kedaruratan, Joko Susilo yang dihubungi Riaupos.co, Ahad (13/4/2025) membenarkan tentang satu RT di Kelurahan Bukit Datuk yang terendam banjir akibat tingginya intensitas curah hujan tersebut.
''Tingginya intensitas curah hujan yang terjadi tanggal 12 April, 2025 dari pukul 06.30 wib hingga sampai pukul 11.30 WIB telah menyebabkan sebagian lingkungan RT 01, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai terendam banjir,'' kata Joko.
Dengan tingginya intensitas curah hujan ini, lanjut Joko, setidaknya membuat debut air dari dua hulu aliran sungai di daerah Bukit Timah dan sungai di Bukit Jin telah membuat debit air naik.
Debit air yang naik tersebut telah menggenangi beberapa lokasi di bagian pangkalan aliran sungai terendam seperti terdapat di Kelurahan Bumi Ayu dan Kelurahan Bukit Datuk.
Langkah yang telah dilakukan oleh BPBD Dumai, tambah Joko, yakni melakukan mitigasi penyebab terjadinya banjir di Kelurahan Bumi Ayu dan Kelurahan Bukit Datuk yang berada di Kecamatan Dumai Selatan.
''Hasil pantauan di lapangan, memang hujan masih turun naik kondisi tidak tinggi lagi. Hanya gerimis saja,'' kata Joko.
Melalui koordinasi dengan para RT, tambah Joko, warga yang terdampak banjir tidak ada yang mengungsi, sebab banjir tersebut hanya menggenangi halaman dan teras rumah-rumah masyarakat. Ketinggian genangan air mencapai sekitar 40 centimeter dari atas permukaan tanah.
''Lagian sebagian besar model rumah masyarakat di daerah itu bentuk panggung. Jadi hanya halaman dan teras saja yang terendam,'' kata Joko seraya menambahkan kondisi genangan air sudah mulai berkurang. (sah)
Editor : M. Erizal