Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tiga Lokasi Balap Liar Jadi Sasaran Operasi Pekat

Syahri Ramlan • Selasa, 6 Mei 2025 | 11:26 WIB

Petugas Kepolisian Polres Dumai melakukan pendataan para pemuda yang terjaring dalam Operasi Pekat Lancang Kuning 2025 di Dumai, Ahad (4/5/2025) dini hari.
Petugas Kepolisian Polres Dumai melakukan pendataan para pemuda yang terjaring dalam Operasi Pekat Lancang Kuning 2025 di Dumai, Ahad (4/5/2025) dini hari.

DUMAI (RIAUPOS.CO) - Lokasi balap liar yang dilakukan anak-anak muda di wilayah Kota Dumai terkonsentrasi di tiga titik. Yaitu Jalan Jalan Soekarno-Hatta di sekitar Danau Buatan, Jalan Jenderal Sudirman, dan simpang Bukit Batrem.

Ketiga lokasi ini menjadi sasaran Operasi Pekat Lancang Kuning 2025 yang digelar pihak Kepolisian Polres Dumai, Ahad (4/5) dini hari. Operasi yang dilaksanakan mulai pukul 00.00 WIB tersebut dimulai dari Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur.

Kapolres Dumai AKBP Hardi Dinata H SIK MM melalui Kabag Ops Polres Dumai Kompol Mahendra Yudhi Lubis SH MH menjelaskan bahwa operasi pekat ini dilaksanakan guna menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat. Untuk itu, ia menekankan tentang pentingnya profesionalisme dan pendekatan humanis oleh petugas kepolisian selama pelaksanaan tugas. 

”Para personel diingatkan untuk bertindak tidak arogan. Tetap mengedepankan pendekatan humanis agar masyarakat merasa dilindungi, bukan ditakuti,” kata Mahendra, Senin (5/5).

Ia menambahkan, sasaran utama operasi adalah aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong di wilayah hukum Polres Dumai. Di antaranya seperti di kawasan Jalan Soekarno - Hatta di sekitar danau buatan, Jalan Jendral Sudirman dan Simpang Bukit Batrem.

Hasilnya, sekitar 17 unit kendaraan roda dua yang diduga digunakan untuk aksi balap liar dan melanggar spesifikasi teknis kendaraan terjaring dan diamankan. Dan sebagian besar kendaraan roda dua yang terjaring t tesebut tidak memiliki nomor polisi, menggunakan knalpot brong dan tanpa kelengkapan seperti kaca spion.

”Kami tidak hanya fokus pada kendaraan saja. Tetapi juga terhadap kemungkinan adanya pelaku premanisme dan geng motor yang meresahkan masyarakat,” kata Mahendra.

Selain itu, lanjut Mahendra, operasi yang dilaksanakan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Dumai dalam menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat. ”Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran Polri dalam menjaga kamtibmas, sehingga mereka bisa beraktivitas tanpa rasa takut akan gangguan keamanan,” kata Mahendra.(yls)

Editor : Arif Oktafian
#simpang bukit batrem #jalan jenderal sudirman #operasi pekat #Danau Buatan #balap liar #polres dumai