Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Cinta Segitiga Berujung Maut di Dumai Berakhir Tragis, Pelaku Pembunuh Guru Meninggal Usai Tenggak Racun

Bayu Saputra • Jumat, 13 Maret 2026 | 14:30 WIB

Lokasi penemuan korban di sebuah rumah kontrakan di Dumai Selatan.
Lokasi penemuan korban di sebuah rumah kontrakan di Dumai Selatan.

DUMAI (RIAUPOS.CO) - Kasus dugaan penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya seorang guru bernama Tika Plorentina Simanjuntak (26) di Dumai Selatan berakhir tragis. Terduga pelaku berinisial BM (27) dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (13/3/2026).

"Pelaku meninggal dunia sekira pukul 08.06 WIB pagi tadi, di Rumah Sakit Umum Daerah," kata Kapolres Dumai AKBP Angga F Herlambang, Jumat (13/03/2026).

Lebih lanjut Kapolres menjeleskan bahwa usai diamankan, pelaku langsung dibawa ke RSUD Kota Dumai untuk dilakukan perawatan medis intensif dikarenakan ada upaya bunuh diri sebelum diamankan pihak kepolisian.

​"Pelaku langsung kami bawa ke RSUD Dumai untuk dilakukan pemeriksaan medis karena sebelumnya telah meminum pertalite dan racun rumput yang ditemukan di dalam mobilnya, " terang Kapolres.

​Sebelumnya, peristiwa berdarah ini terjadi pada Rabu (11/3/2026) sore di sebuah rumah kontrakan di Gang Horas, Kelurahan Bukit Datuk. Kejadian dipicu oleh kecemburuan pelaku terhadap korban yang saat itu sedang bersama saksi pelapor, DES (26).

​Pelaku yang tidak terima korban mengaku sudah memiliki hubungan pacaran dengan DES, sempat diminta pulang oleh korban. Namun, pada Kamis (12/3/2026) pagi, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya.

​Satreskrim Polres Dumai yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) berhasil mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk memperkuat pembuktian. Namun, dengan meninggalnya tersangka, fokus petugas saat ini adalah merampungkan pendalaman melalui keterangan saksi-saksi.

​"Informasi awal terkait motif adalah cinta segitiga. Kami tetap melakukan pemeriksaan mendalam terhadap saksi-saksi dan mengamankan barang bukti dari TKP maupun dari kendaraan pelaku untuk memperjelas konstruksi peristiwa ini," pungkas Kapolres Dumai.

Editor : M. Erizal
#Cinta segitiga berujung maut #pelaku bunuh diri #dibunuh mantan pacar #guru dibunuh #polres dumai