Agen pemegang merek Isuzu di Indonesia tersebut bukan membawa D-Max listrik meskipun mobil tersebut sudah diperkenalkan di Jepang dan akan meluncur tahun depan. Model yang akan di pajang di ajang GIIAS nanti adalah Elf electric.
"Kita akan bawa jenis kendaraan listrik Elf, karena Elf listrik di Jepang sudah produksi massal," ujar Manajer Komunikasi Pemasaran PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Puti Annisa Moeloek beberawapa waktu lalu di Bogor (21/5]).
Menurut Annisa meskipun sudah di produksi secara massal di Jepang, bila nantinya akan di jual di Indonesia akan ada perubahan spesifikasi karena untuk menyesuaikan pengguna di Indonesia.
"Kalau komersial itu pasti beda, misalnya spesifikasi di Jepang tidak bakal sama di Indonesia. Pasti akan dimodifikasi lagi tergantung kebutuhan dan gaya berkendara di Indonesia," ungkapnya.
Menurutnya selain masalah infrastruktur, salah satu kendala untuk menghadirkan truk listrik di Indonesia adalah soal modifikasi kendaraan. Seperti diketahui di Indonesia, kendaraan komersial banyak di modifikasi sesuai kebutuhan konsumen. Bahkan masih ada masalah over dimensi dan over loading (ODOL).
"Kendaraan Commrcial vehicle yang di Jepang tidak sama dengan Indonesia. Pasti akan dimodifikasi lagi. Kalau di Jepang kan juga tidak ada ODOL," ujar Annisa.
Walaupun demikian Annisa menegaskan bahwa Isuzu serius untuk membawa kendaraan listrik ke Indonesia. Sekaligus ingin membuktikan dalam segmen tersebut Isuzu sudah siap dan telah mempunyai model di global.
"Kita ingin kasih lihat bahwa Isuzu serius. Isuzu punya EV. Tapi kalau mau dikeluarin di Indonesi nanti dulu, tidak semudah itu. Kita mau bertanggung jawab jangan sampai konsumen pakai tidak bisa digunakan lagi," ungkapnya.
Sebagai informasi saat ini Isuzu juga sedang melakukan studi dengan pemerintah, untuk memantapkan tujuan bersama untuk menghadirkan kendaraan komersial ramah lingkungan di Indonesia.
"Kita harus sejalan dengan Pemerintah, jangan kita telah membuat seperti ini tapi pemerintah maunya seperti itu atau lain dengan kita. Saat ini kita sedang mempelajari bersama-sama," pungkasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor : RP Rinaldi