PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - BANK digital yang didukung oleh ekosistem BRI Group, Bank Raya, memperluas penetrasi layanan bank digital khususnya akses pinjaman di Riau. Hal ini merespon kebutuhan transaksi perbankan masyarakat dan pelaku usaha yang terus meningkat.
Langkah ekspansi ini terkait Pinang Dana Talangan, salah produk andalan Bank Raya. Langkah strategis ini diambil, seperti dikatakan Direktur Utama Bank Raya Ida Bagus Ketut Sibagia, sebagai upaya mendukung produktivitas Agen BRILink. Bank Raya, menurut Bagus, akan terus memperluas akses pinjaman guna mendukung keberlanjutan usaha para Agen BRILink.
Bagus menjelaksan, di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya, Pinang Dana Talangan telah diakses lebih dari 1.600 Agen BRILink dengan tingkatan keagenan Pemula, Jawara dan Juragan. Bagus menyebutkan, produk Pinang Dana Talangan adalah salah satu wujud sinergi Bank Raya dengan BRI. ‘’Data menunjukkan bahwa Pinang Dana Talangan mengalami pertumbuhan yang baik, kami berharap dengan produktivitas agen BRILink yang semakin meningkat, dapat mengajukan pinjaman lebih sering sehingga dapat meningkatkan pendapatan aset produktif kami,’’ ujar Bagus, Selasa (4/6).
Catatan Bank Raya, hingga Maret 2024 Pinang Dana Talangan telah membantu pertumbuhan usaha para Agen BRILink di Pekanbaru dan sekitarnya dengan total disbursement sebesar Rp143,6 miliar. Angka tersebut meningkat 7,38 persen dibandingkan priode yang sama pada tahun lalu yang hanya sebesar Rp133,7 miliar.
Bank Raya lewat layanan tersebut menyediakan fasilitas pinjaman jangka pendek atau pinjaman berupa dana talangan yang dapat digunakan agen untuk operasional harian mereka. Pinang Dana Talangan makin diminati karena pengajuan dapat dilakukan langsung via aplikasi BRILink Mobile yang hanya membutuhkan waktu 15 menit hingga dana cair. Hingga Agen selalu memiliki dana tunai di rekening, tanpa harus tutup warung untuk menyetorkan uang tunai ke rekening operasionalnya.
Sinergi Bank Raya dengan BRI ini dapat mendorong akses terhadap layanan keuangan yang menjangkau masyarakat khususnya mereka yang tinggal di pedesaan dan wilayah terpencil, termasuk kelompok masyarakat berpenghasilan rendah dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dengan demikian, kata Bagus, para pengusaha UMKM yang menjadi nasabah Bank Raya maupun BRI dapat terpenuhi seluruh keperluan produk dan jasa keuangannya.
Saat ini, kata Bagus, Agen BRILink dapat mengakses pinjaman hingga Rp200 juta. Hal ini merupakan salah satu strategi loyalty customer Bank Raya untuk mendapatkan kenaikan limit yang dilihat dari volume transaksinya sebagai Agen BRILink. ‘’Kami terus mendorong peningkatan penyaluran Pinang Dana Talangan serta meningkatkan kualitas credit scoring guna memperkuat kualitas produk agar dapat dimanfaatkan oleh semakin banyak nasabah. Tentunya dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan sesuai dengan risk appetite,’’ ungkapnya.
Bagus menekankan, Pinang Dana Talangan sebagai salah satu produk pinjaman digital andalan Bank Raya akan terus meningkatkan layanan. Pihaknya akan terus memperkuat kualitas produk guna menjangkau market yang lebih luas.(esi)
Editor : RP Arif Oktafian