Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pasar Otomotif Sedang Lesu, GIIAS 2024 Berpeluang Dongkrak Penjualan Mobil di Indonesia

Redaksi • Minggu, 16 Juni 2024 | 01:10 WIB
ILUSTRASI: Pagelaran GIIAS 2023 di ICE, BSD City, Tangerang resmi berakhir pada Ahad (20/8/2023).
ILUSTRASI: Pagelaran GIIAS 2023 di ICE, BSD City, Tangerang resmi berakhir pada Ahad (20/8/2023).

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 akan digelar 18–28 Juli 2024. Kegiatan ini diyakini akan mampu memacu target penjualan mobil di Indonesia yang hingga kini diketahui masih lesu.

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto, mengungkapkan bahwa  faktor penyebab utama melemahnya penjualan mobil di Tanah Air selama periode Januari – Mei 2024 adalah daya beli.

Hal ini ditambah kebijakan lembaga pembiayaan (leasing) yang memperketat penyaluran pembiayaan kredit demi mencegah potensi kredit macet.Baca Juga: Kalahkan Hungaria, Swiss Tempel Ketat Jerman di Puncak Klasemen Grup A Euro 2024

Jongkie menambahkan, saat daya beli melemah, Bank Indonesia di minggu keempat April 2024 menaikkan suku bunga acuan (BI Rate), di mana suku bunga kredit juga berpotensi naik.

Menurutnya sekitar 80 persen pembelian mobil dilakukan secara kredit, namun dengan adanya GIIAS 2024 antara produsen mobil dengan lembaga pembiayaan, maupun calon konsumen bertemu.

"Di pameran seperti ini program-program promo yang memudahkan konsumen, agen pemegang merek, maupun lembaga pembiayaan digelar. Jadi di situlah harapannya,” papar Jongkie.Baca Juga: Ketahui Jenis-Jenis Keputihan pada Perempuan Berdasarkan Warnanya, Manakah yang Berbahaya?

Sedangkan terkait hal yang sama Ketua III Gaikindo, Rizwan Alamsjah menambahkan bahwa di pameran otomotif terbesar di Asia Tenggara yang dilangsung di ICE Serpong, Tangerang, itu hadir 55 merek otomotif sebagai peserta.

“Dari jumlah itu 33 merek (pabrikan) merupakan merek mobil penumpang yang berasal dari Jepang, Korea, Eropa, dan China. Bahkan, dari informasi yang disampaikan ke kami jumlah mobil baru yang akan diluncurkan di GIIAS 2024 sekitar 40 mobil. Dari pengalaman selama ini menjadi penarik minat konsumen,” ujar Rizwan.

Melihat data Gaikindo menunjukkan selama Januari – Mei 2024, jumlah mobil yang terjual ke dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) sebanyak 361.698 unit. Jumlah ini turun hingga 14,4 persen dibanding total penjualan ritel selama periode sama di tahun lalu, yang mencapai 422.514 unit.

Sebagai informasi, GIIAS 2024 total 55 merek kendaraan bermotor dari berbagai negara seperti Jepang, Korea, China dan negara-negara Eropa, termasuk 31 merek kendaraan penumpang yakni; Audi, BAIC, BMW, BYD, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC Aion, GWM, Honda, Hyundai, Jaecoo, Jetour, KIA, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, MG, MINI, Mitsubishi Motors, Neta, Nissan, Porsche, Seres, Subaru, Suzuki, Toyota, VinFast, Volkswagen, Volvo, Wuling.Baca Juga: Ketahui Jenis-Jenis Keputihan pada Perempuan Berdasarkan Warnanya, Manakah yang Berbahaya?

Serta 4 merek kendaraan komersial hadir, Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, UD Trucks. 20 merek dari kendaraan roda dua; Alva, Aprilia, Astra Honda Motor, Exotic, Gelis, Harley-Davidson, Ion Mobility, Italjet, Kupprum, Motoguzzi, Pacific, Piaggio, Polytron, Royal Alloy, Royal Enfield, Scomadi, Vespa, Vmove, Volta dan ZPT.

Sedangkan merek Karoseri juga ada yakni Adiputro, Laksana, dan Tentrem. Lebih dari 120 merek peserta dari industri pendukung juga memamerkan inovasi dan teknologi terbaru di GIIAS 2024.***

Editor : RP Edwar Yaman
#Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) #penjualan mobil #pasar otomotif