Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Ekspor Nonmigas Topang Neraca Dagang Indonesia, Mei Nilai Ekspor Riau Capai 1,32 Miliar Dolar AS

Redaksi • Kamis, 20 Juni 2024 | 10:00 WIB
Para pekerja di Pelindo II Surabaya, saat melakukan proses bongkar muat dari kapal ponton yang membawa peti kemas.
Para pekerja di Pelindo II Surabaya, saat melakukan proses bongkar muat dari kapal ponton yang membawa peti kemas.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Angka ekspor kembali lebih besar daripada impor. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan Mei 2024 surplus 2,93 miliar dolar AS.

’’Dengan demikian, neraca perdagangan Indonesia telah mencatat surplus selama 49 bulan berturut-turut sejak Mei 2020,’’ ujar Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M. Habibullah dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (19/6).

Surplus tersebut berasal dari nilai ekspor yang tercatat 22,33 miliar dolar AS lebih besar ketimbang impor yang mencapai 19,40 miliar dolar AS. Torehan Mei 2024 itu juga lebih tinggi bila dibandingkan dengan periode sama tahun lalu, yakni 2,5 miliar dolar AS.

Habibullah memerinci, neraca perdagangan ini lebih ditopang komoditas non-minyak dan gas bumi (migas) sebesar 4,26 miliar dolar AS. Penyumbangnya adalah bahan bakar mineral (HS 27), lemak dan minyak hewan atau nabati (HS 15), serta besi dan baja (HS 72).

Terpisah, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, pemerintah terus memperkuat berbagai upaya dalam mendorong peningkatan ekspor nasional. Salah satunya melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Peningkatan Ekspor Nasional pada 20 September 2023.

Airlangga menjelaskan, di tengah kondisi ekonomi global saat ini, kinerja ekspor mampu menunjukkan performa. Pada Mei 2024, nilainya meningkat 13,82 persen MtM atau 2,86 persen YoY. Capaian tersebut terdiri atas ekspor migas sebesar 1,42 miliar dolar AS dan ekspor nonmigas 20,91 miliar dolar AS.

Peningkatan nilai ekspor nonmigas didukung dengan banyaknya pengiriman ke Cina, Amerika Serikat, Jepang, negara-negara Asia Tenggara, dan Uni Eropa. ’’Kenaikan aktivitas manufaktur beberapa mitra dagang utama Indonesia mengindikasikan bertambahnya daya serap atas produk ekspor Indonesia. Ini tecermin dari peningkatan aktivitas PMI manufaktur Tiongkok, Amerika Serikat, ASEAN, dan Uni Eropa,’’ beber Airlangga.

Mei Nilai Ekspor Riau Capai 1,32 Miliar Dolar AS

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat, nilai ekspor Riau Mei lalu sebesar 1,32 miliar dolar AS, mengalami kenaikan sebesar 1,41 persen dibanding ekspor April 2024. Demikian juga ekspor nonmigas Mei sebesar 1,17 miliar dolar AS, mengalami kenaikan sebesar 2,53 persen dibanding ekspor nonmigas April. Kontribusi seluruh ekspor Riau terhadap nasional sebesar 5,91 persen.

Kepala BPS Riau Asep Riyadi mengatakan pada Mei, 4 dari 10 golongan barang ekspor nonmigas mengalami kenaikan. ‘’Golongan barang yang mengalami kenaikan paling signifikan ialah ampas dan sisa makanan Industri sebesar 34,72 juta dolar AS, bubur kayu (pulp) sebesar 22,39 juta dolar AS, bahan-bahan nabati sebesar 5,01 juta dolar AS, dan berbagai makanan olahan sebesar 4,38 juta dolar AS,” terangnya saat rilis data BPS, Rabu (19/6).

Sebaliknya penurunan terbesar terjadi pada lemak dan minyak hewan atau nabati sebesar 27,18 juta dolar AS, diikuti dengan kertas dan karton sebesar 6,32 juta dolar AS, serat stapel buatan sebesar 3,97 juta dolar AS, berbagai produk kimia sebesar 1,22 juta dolar AS, bahan kimia organik sebesar 0,30 juta dolar AS, serta tembakau sebesar 0,11 juta dolar AS.

‘’Selama Januari hingga Mei 2024, ekspor 10 golongan barang utama nonmigas (HS 2 dijit) memberikan kontribusi sebesar 98,97 persen terhadap total ekspor nonmigas. Dari sisi pertumbuhan, ekspor 10 golongan barang utama nonmigas tersebut mengalami penurunan sebesar 12,64 persen terhadap periode yang sama tahun 2023,’’ lanjutnya.

Secara kumulatif nilai ekspor Riau Januari hingga Mei 2024 sebesar 6,74 miliar dolar AS atau mengalami penurunan sebesar 9,41 persen dibanding periode yang sama tahun 2023. Demikian juga ekspor nonmigas sebesar 5,97 miliar dolar AS, mengalami penurunan sebesar 12,56 persen.

Sementara itu, neraca Perdagangan Riau bulan Mei 2024 surplus sebesar 1,17 miliar dolar AS, dengan demikian kumulatif selama Januari-Mei 2024 surplus sebesar 5,93 miliar dolar AS.(dee/dio/azr)

Editor : RP Arif Oktafian
#ekspor #badan pusat statistik #ekspor nonmigas #neraca perdagangan indonesia #nilai ekspor riau #surplus