PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Perkembangan harga berbagai komoditas pada Agustus 2024 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau di empat kabupaten kota, terjadi inflasi tahunan sebesar 1,99 persen.
Dikatakan Kepala BPS Riau, Asep Riyadi hal tersebut menandakan terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 104,08 pada Agustus 2023 menjadi 106,15 pada Agustus 2024.
Ia melanjutkan inflasi tertinggi terjadi di Kota Dumai sebesar 2,45 persen dengan IHK sebesar 106,68 dan terendah terjadi di Pekanbaru sebesar 1,89 persen dengan IHK sebesar 105,83.
“Inflasi tahunan terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sembilan indeks kelompok pengeluaran,” terangnya, belum lama ini
Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi tahunan pada Agustus 2024, antara lain beras, emas perhiasan, sigaret kretek mesin, nasi dengan lauk, cabai rawit, sigaret kretek tangan, sigaret putih mesin, ketupat atau lontong sayur, mobil, kentang, gula pasir, telur ayam ras, minyak goreng, cabai merah, taman kanak-kanak, pisang, tarif jalan tol, perbaikan ringan kendaraan, bakso siap santap, mie dan beberapa komoditas lainnya.
Sementara itu, secara month to month atau bulanan, pada Agustus Provinsi Riau mengalami deflasi sebesar 0,27 persen. sedangkan secara year to date Provinsi Riau mengalami inflasi sebesar 0,46 persen.
Untuk komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan deflasi bulanan, antara lain bawang merah, cabai merah, bayam, kentang, telur ayam ras, kangkung, wortel, cabai hijau, terong, angkutan udara, ikan serai, sawi putih atau pecay atau pitsai, labu siam atau jipang, kol putih atau kubis, tomat, ikan tongkol atau ikan ambu-ambu, kembang kol, dan beberapa komoditas lainnya.(gus)
Editor : RP Arif Oktafian