DUMAI (RIAUPOS.CO) - Demi memastikan operasional kilang berjalan lancar, Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Nataru) PT Kilang Pertamina Dumai menggelar plant patrol. Kegiatan yang berlangsung di area kilang ini melibatkan tim manajemen dan section head.
Kilang Dumai sendiri diketahui saat ini menjadi kilang terbesar ketiga di Indonesia yang turut berkontribusi memenuhi kebutuhan pasokan energi nasional untuk masyarakat dengan keandalan kilangnya yang kini telah mampu mengolah minyak mentah (crude oil) lokal 100 persen secara menyeluruh.
Dalam paparannya dengan jajaran BOD PT KPI saat Town Hall Meeting sebelum melaksanakan Plant Patrol, Iwan Kurniawan selaku General Manager PT KPI Kilang Dumai menyampaikan kesiapan Satgas Nataru 2024/2025 dan keandalan Kilang Dumai dalam memenuhi kebutuhan energi hingga akhir Januari 2025.
“Nanti kita ke teman-teman yang physical check untuk memberikan semangat dan memastikan kegiatan tersebut berlangsung dengan baik dan aman. Parameter-parameter tertentu di sekitar kilang kita akan cek juga, kita akan diskusi dengan teman-teman yang membantu pengamanan kilang di daerah titik-titik strategis,” ujarnya baru-baru ini.
Lebih lanjut, Iwan menjelaskan stok minyak (crude oil) yang ada di Kilang Dumai saat ini berlangsung aman dengan total stok 2,4 hari di Dumai dan 4,5 hari di Sungai Pakning.
“Stok minyak RU II (Kilang Dumai) sampai dengan hari ini cukup aman. Untuk transfer crude minyak dari PHR juga masih berlangsung setiap harinya. Untuk kapasitas pengolahan kilang Alhamdulillah pada hari ini kita readiness 150 ribu barel per hari dan CDU Dumai kita berproses 120 MB sampai hari ini,” katanya.
Terkait pengamanan operasional kilang, PT KPI Kilang Dumai juga telah menyiagakan 275 personel BKO gabungan dari TNI/Polri sebagai langkah antisipatif terhadap berbagai potensi ancaman yang dapat mengganggu keberlangsungan operasional Kilang Dumai dalam upaya menjaga pasokan energi nasional.
Selain itu, untuk memastikan keandalan operasional kilang berjalan aman dan lancar selama periode libur akhir tahun, PT KPI Kilang Dumai juga menyiagakan manpower sebanyak 738 personel di area unit kerja kilang.
Sementara itu, terkait pencapaian produksi dan lifting produk hingga Desember 2024, Iwan Kurniawan mengatakan pihaknya telah berhasil memenuhi produksi dan lifting sesuai target yang telah ditetapkan.
“Untuk gasoline alhamdulillah kita sudah memenuhi produksi dan lifting sesuai dengan STS harian. Gasoil juga seperti itu, kita sudah memenuhi dan InsyaAllah ini sudah lebih dari lifting dari yang ditargetkan. Avtur juga seperti itu, namun kita sedikit melebihi lifting sekitar 25 persen,” katanya.
Sampai dengan Desember 2024, PT KPI Kilang Dumai berhasil mencatat kinerja positifnya dengan realisasi lifting produk gasoline berhasil mencapai 455 ribu barel, gasoil oil 2.839 ribu barel, MFO LS 600 ribu barel, dan realisasi avtur berhasil mencapai 393 ribu barel dari target yang ditetapkan yakni 314 ribu barel.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PT KPI, Taufik Aditiyawarman menyampaikan apresiasinya kepada seluruh tim Satgas Nataru PT KPI dalam upaya pemenuhan ketersediaan energi nasional pada periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
“Saya kira yang pertama tentunya memastikan kesiapan dukungan terhadap Satgas Nataru, dimana utamanya adalah penyediaan BBM untuk masyarakat. Dalam hal ini, peran kilang-kilang dan juga TPPI itu saya kira itu sangat signifikan, terimakasih atas kesiapan dan mitigasi terhadap kendala-kendala yang dihadapi,” katanya.
Menurutnya agenda THM tersebut menjadi momentum untuk merefleksikan kinerja di 2024 dan mempersiapkan diri untuk menjalankan tugas dan program di tahun 2025 agar semakin lebih baik lagi ke depannya.(azr)
Editor : Rindra Yasin