JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Dari dulu hingga sekarang Toyota Kijang jadi idaman banyak orang di Indonesia. Mobil yang dikenal dengan "angkutan keluarga" ini sudah dipersembahkan Toyota dengan berbagai tipe dan bentuk.
Kini, Toyota Kijang bernama Innova. Terbaru, nama yang diberikan Toyota untuk Kijang Innova adalah Zenix. Banyak perubahan yang terdapat pada Zenix dari generasi terdahulu yang akrab disebut Innova Reborn.
Perubahan paling mendasar Zenix dikembangkan dari platform Toyota New Global Architecture (TNGA) yang tidak hanya untuk membuat model-model Toyota saja, tetapi juga Lexus. Zenix pun semakin nyaman dikendarai. Seirama dengan Zenix, Reborn dikembangkan dari Toyota IMV platform yang juga diperuntukkan bagi pengembangan mobil-mobil komersial Toyota.
Toyota Kijang yang selalu bersasis ladder frame sejak generasi pertamanya yang hadir pada tahun 1977 silam. Namun Zenix kini bersasis monokok, meninggalkan tradisi Kijang. Kelebihan sasis monokok adalah lebih nyaman digunakan sehari-hari di perkotaan, pengendalian mobil menjadi lebih baik, dan bobotnya ringan.
Innova Zenix memang mewah. Namun di balik revolusionernya Zenix, ternyata sampai awal tahun 2025 Toyota masih menjual sang pendahulu, yaitu Innova Reborn. Namun itu tidak semua tipe. Dari keterangan di laman resmi Toyota Indonesia yang diakses pada hari Sabtu (25/1), hanya tipe G yang masih beredar di pasaran.
Hingga saat ini Innova Reborn tetap jadi incaran banyak masyarakat Indonesia. Tipe G merupakan terendah pada Innova Reborn. Di tipe ini tetap mendapat dua opsi mesin, bensin dan diesel.
Untuk yang bensin, hanya mendapat transmisi manual lima percepatan. Sedangkan varian diesel selain manual lima percepatan, juga ada opsi transmisi otomatis enam percepatan.
Mesin bensinnya berkapasitas 2.000cc dengan kode 1TR-FE yang memiliki tenaga 137 Daya Kuda (DK) dan torsi 183 Nm. Sedangkan yang diesel berkapasitas 2.400cc turbo dengan kode 2GD-FTV bertenaga 148 DK dan torsi 343 Nm (transmisi manual) serta 360 Nm (transmisi otomatis).
Salah satu alasan mengapa masyarakat Indonesia masih memilih Innova Reborn adalah berpenggerak roda belakang. "Mobil ini bandel dan enak dipakai, karena digerakkan roda belakang," kata Zainal, salah seorang pencinta Innova Reborn.
Pada bulan Desember 2024 misalnya, Innova Reborn mencatat wholesales sebanyak 2.514 unit dan hanya berselisih 354 unit dari Innova Zenix yang membukukan 2.868 unit. Data tersebut bersumber dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).
Hingga saat ini belum ada informasi pasti sampai kapan Innova Reborn akan diproduksi. Adapun harga Innova Reborn pada bulan Januari 2025 adalah sebagai berikut: 2.0 G M/T bensin: Rp389,1 juta. 2.4 G M/T diesel: Rp 416,6 juta. 2.4 G A/T diesel: Rp437,5 juta. Ketiga tipe tersebut berstatus Spot Order.
Editor : Rinaldi