Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hari Peduli Sampah Nasional 2025, "BRI Peduli, Ayo Kita Gas!" Membangun Kesadaran Lingkungan Melalui Pengelolaan Sampah

Redaksi • Sabtu, 22 Februari 2025 | 17:41 WIB
kegiatan edukasi dan aksi pengelolaan sampah di Istana Maggot BSF, yang berlokasi di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Jambangan, Surabaya, Jawa Timur.
kegiatan edukasi dan aksi pengelolaan sampah di Istana Maggot BSF, yang berlokasi di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Jambangan, Surabaya, Jawa Timur.

SURABAYA (RIAUPOS.CO) – BRI Peduli, bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), kembali menunjukkan komitmennya dalam mengatasi masalah sampah dan menjaga kelestarian lingkungan melalui program “BRI Peduli ‘Yok Kita Gas’.”

Program kali ini dilaksanakan melalui kegiatan edukasi dan aksi pengelolaan sampah di Istana Maggot BSF, yang berlokasi di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Jambangan, Surabaya, Jawa Timur. Kegiatan ini sekaligus memperingati Hari Peduli Sampah Nasional yang diperingati setiap tanggal 21 Februari. Sebanyak 100 warga Kelurahan Kebonsari dan 50 pelajar dari SMP Negeri 36 Surabaya berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Beragam Aktivitas Edukasi Sampah Dalam kegiatan ini, masyarakat dan pelajar diberikan sosialisasi mengenai pemilahan sampah, dengan tujuan mengedukasi pentingnya memilah sampah dari sumbernya untuk mendukung upaya daur ulang. Selain itu, diadakan workshop pengolahan sampah, di mana peserta belajar tentang budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) dan pembuatan ecoenzym. Mereka juga mempraktikkan langsung proses pengolahan maggot BSF menjadi produk jadi serta pembuatan ecoenzym.

Baca Juga: BRI Dukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan Layanan Perbankan

Pemahaman Bank Sampah dan Insentif Selain itu, para peserta diberikan pemahaman tentang Bank Sampah, di mana sampah bernilai ekonomis dapat ditukar dengan paket sembako. Untuk mendukung kebiasaan memilah sampah sejak dini, BRI Peduli juga menyerahkan bantuan tempat sampah pilah kepada kelurahan dan sekolah.

Hasil Positif dari Program Kegiatan “Yok Kita Gas” di Kebonsari berhasil mengumpulkan 73 karung sampah, dengan rincian 20 kg sampah organik yang berhasil tereduksi, 99,4 kg sampah anorganik, serta potensi pengurangan emisi gas karbon sebesar 112,1 CO2 dan gas metan sebanyak 98,6 CH4.

Wakil Direktur Utama BRI, Catur Budi Harto, mengungkapkan bahwa program ini secara nyata memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia dari sisi sosial, ekonomi, dan lingkungan. "Program ini mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), dengan fokus pada pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan," ujarnya.

Baca Juga: Holding Ultra Mikro BRI Salurkan Kredit Rp626,6 Triliun untuk 35,9 Juta Pengusaha UMKM

Meningkatkan Kesadaran dan Keterampilan Masyarakat Melalui program ini, masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, terutama yang berada di area padat penduduk, mendapat pengetahuan tentang pentingnya pengelolaan sampah. Mereka juga memperoleh keterampilan dalam memilah sampah dari rumah, membantu mengatasi persoalan sampah di tingkat rumah tangga.

Salah satu manfaat yang dirasakan adalah pengelolaan sampah organik menjadi pupuk melalui maggot BSF, yang tidak hanya mendukung keberlanjutan lingkungan, tetapi juga membuka peluang pendapatan tambahan bagi masyarakat. Program Bank Sampah juga mendorong kebiasaan menabung dan mengelola sampah dengan bijak.

Mencapai Dampak yang Lebih Luas Sejak diluncurkan pada 2021, program “BRI Peduli Yok Kita Gas” telah dilaksanakan di 41 lokasi di seluruh Indonesia, dengan melibatkan 5 pasar tradisional dan 35 komunitas masyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan sampah dan kontribusi terhadap pengurangan emisi gas karbon dari limbah domestik.

Baca Juga: Berkat Pemberdayaan BRI, UMKM Handicraft Asal Kebumen Sukses Gaungkan Produk Alam Indonesia di Dunia

Tercatat, lebih dari 38 Bank Sampah telah terlibat dalam program ini, dengan total tabungan mencapai Rp1,79 miliar. Selain itu, program ini juga berhasil memproduksi 155 karung pupuk kompos, 1.250 kemasan pupuk organik cair (POC), 6.921,5 maggot, dan 777 ecoenzym.

Program ini juga berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan menyerap 108.860 kg sampah organik dan 88.449,4 kg sampah anorganik, dengan potensi pengurangan emisi gas metan dan karbon dioksida masing-masing sebesar 5.442.000 kg CH4e dan 4.803.505.000 kg CO2e.

Komitmen untuk Masa Depan Catur Budi Harto menambahkan, “BRI Peduli Yok Kita Gas” adalah program pengelolaan sampah yang berkelanjutan, yang mengoptimalkan sumber daya secara efisien. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, menciptakan energi bersih, dan membantu penanganan perubahan iklim.

Ke depannya, program ini akan diperluas ke lebih banyak kota di Indonesia, bekerja sama dengan Bank Sampah yang sudah ada di masyarakat. BRI juga akan berkolaborasi dengan konsultan untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan SDM bagi masyarakat yang terlibat.

Editor : Rindra Yasin
#CSR BRI #bri #bbri #gerakan anti sampah