JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Presiden Prabowo Subianto menargetkan agar Indonesia tidak akan impor bahan bakar minyak (BBM) dalam lima tahun pemerintahan. Hal itu dia sampaikan dalam acara halalbihalal purnawirawan TNI-Polri di Balai Kartini, Jakarta, kemarin.
Awalnya, Prabowo menyinggung komoditas andalan Indonesia yakni kelapa sawit yang diinginkan berbagai negara. “Kita punya nikel, bauksit, kelapa sawit sudah jadi komoditas kritis, setiap kita ke negara mana, mereka minta,” ujar Prabowo.
Kelapa sawit, lanjutnya, memiliki banyak produk turunan. Salah satunya biodisel.
Atas dasar itu, dia menilai Indonesia harus memaksimalkannya. Sehingga tidak perlu impor BBM.
“Negara kita sesungguhnya tidak perlu impor BBM, hampir 40 miliar dolar AS satu tahun. Padahal kita sebenarnya tidak perlu impor,” imbuhnya.
Untuk itu, dia bertekad untuk menghentikannya. “Dalam pemerintahan yang saya pimpin, dalam lima tahun yang akan datang harus swasembada BBM, swasembada energi,” kata dia.
Meski Prabowo yakin, ada banyak pihak yang meragukan cita-citanya. “Nanti ada yang bertanya apa bisa? Harus bisa. Merdeka atau mati! Berdiri di atas kita sendiri kita tidak mau jadi kacungnya bangsa lain, kalau yang mau silakan, saya tidak mau,” tegas Prabowo.(jpg)
Editor : Arif Oktafian