Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hindari Penipuan Digital, BRI Ajak Masyarakat Waspada Link Palsu

Redaksi • Sabtu, 19 Juli 2025 | 19:44 WIB
Ilustrasi penipupan mengatasnamakan BRI
Ilustrasi penipupan mengatasnamakan BRI

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap maraknya modus penipuan digital yang menggunakan tautan palsu. Seiring dengan meningkatnya penggunaan layanan digital, pelaku kejahatan siber terus berinovasi dalam menyusun strategi untuk menipu masyarakat, termasuk dengan menyamar sebagai lembaga resmi.

Salah satu bentuk phishing yang sering ditemukan adalah penyebaran tautan palsu melalui SMS, email, atau media sosial. Tautan tersebut mengarahkan korban ke situs palsu yang tampak seperti laman resmi perbankan. Di situs tersebut, pelaku meminta data pribadi seperti user ID, PIN, OTP, kata sandi, atau informasi kartu. Jika data tersebut diisi, pelaku dapat mengakses rekening dan melakukan transaksi tanpa diketahui oleh nasabah.

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menyampaikan bahwa aspek keamanan menjadi elemen penting yang menjadi fokus BRI dalam melakukan pengembangan layanan digital. “Bagi BRI, keamanan dan kenyamanan dalam layanan digital merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Keduanya saling melengkapi dan menjadi dasar utama dalam membangun serta menjaga kepercayaan nasabah. BRI terus memperkuat sistem perlindungan melalui pengembangan teknologi, pembaruan infrastruktur, dan penerapan standar keamanan yang konsisten di setiap lapisan sistem digital,” ungkapnya.

Untuk menjaga kenyamanan bertransaksi, BRI mengingatkan bahwa pesan yang mencatut nama institusi sering kali dirancang menyerupai komunikasi resmi perbankan. Pelaku umumnya menyisipkan tautan yang terlihat meyakinkan, tetapi diarahkan ke situs tiruan yang dibuat untuk mengelabui korban. Oleh sebab itu, BRI mendorong nasabah untuk memanfaatkan fitur-fitur keamanan yang tersedia, termasuk autentikasi biometrik, verifikasi dua langkah, pembaruan aplikasi secara berkala, dan pengaktifan notifikasi transaksi. Seluruh langkah ini merupakan bagian dari penguatan kontrol mandiri dalam menghadapi potensi risiko digital.

Hendy menekankan bahwa terciptanya layanan digital yang aman merupakan hasil dari kolaborasi yang solid antara BRI dan nasabah. “Nasabah memegang peran penting dalam menjaga keamanan transaksi dengan tetap waspada terhadap potensi ancaman siber yang semakin berkembang,” tegasnya.

Terkait berbagai modus penipuan tersebut, masyarakat diimbau untuk mengakses informasi dan layanan hanya melalui situs resmi yaitu website resmi BRI pada tautan www.bri.co.id  serta akun media sosial terverifikasi seperti Instagram @bankbri_id, Facebook BANK BRI, Twitter/X @BANKBRI_ID, @promo_BRI, @kontakBRI, dan TikTok @bankbri_id. Untuk kebutuhan layanan maupun pengaduan, nasabah dapat menghubungi Contact BRI di 1500017 atau menggunakan layanan WhatsApp asisten virtual SABRINA di nomor 0812 1214 017.

Editor : Rindra Yasin
#bri #bbri #Keamanan transaksi #phishing #tautan palsu