Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Lewat Toyota Berbagi Selamat, Hadirkan Program Keselamatan Lalu Lintas di Berbagai Universitas di Tanah Air

Siti Azura • Senin, 13 Oktober 2025 | 15:15 WIB
Kegiatan Toyota Berbagi Selamat di Jawa Timur belum lama ini.
Kegiatan Toyota Berbagi Selamat di Jawa Timur belum lama ini.

RIAUPOS.CO – PT Toyota-Astra Motor (TAM) terus memperluas jangkauan traffic safety program kepada masyarakat umum, sebagai lanjutan dari rangkaian program edukasi keselamatan berkendara di berbagai daerah.

Total peserta program traffic safety program telah mencapai lebih dari 1.000 peserta dari segmen pengguna baru kendaraan (new driver) sampai saat inni.

Program ini merupakan kelanjutan dari agenda pertama di Universitas Indonesia pada November 2024, kemudian diteruskan ke Universitas Airlangga pada 24 September 2025, Traffic Safety Festival di Museum Angkut, Malang pada 6 Oktober dan Universitas Brawijaya pada 7 Oktober.

Sejalan dengan visi Beyond Zero, Toyota global mencanangkan target zero accident di masa depan dengan menghadirkan kendaraan yang lebih aman dan melindungi semua pengguna jalan.

Di Indonesia, PT TAM memberikan pendidikan mengenai eco-safety driving kepada karyawan, stake holders, dan masyarakat luas lewat program CSR berkelanjutan Toyota Berbagi Selamat.

President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Hiroyuki Ueda mengatakan, Toyota Berbagi Selamat adalah pilar program Toyota Berbagi (Bersama Membangun Negeri) yang fokus pada pengurangan masalah dan angka kecelakaan lalu lintas melalui berbagai inisiatif yang inklusif guna menciptakan budaya keselamatan berkendara di jalan.

"Mahasiswa merupakan agent of change yang dapat menginspirasi lebih banyak kalangan mengenai pentingnya menerapkan eco-safety driving agar angka kecelakaan dan fatalitasnya ikut turun serta berkontribusi dalam mengurangi emisi,” jelas Hiroyuki Ueda.

Tidak hanya edukasi berkendara, Toyota juga mencetak sejumlah agent of change yang akan menjadi garda terdepan dalam edukasi eco-safety driving ke masyarakat.

Melalui para Champion, Toyota fokus pada pengembangan kesadaran dan perilaku berkendara yang lebih baik sebagai prinsip yang paling fundamental dan wajib dikuasai oleh setiap pengendara pemula.

Sebelumnya, Toyota telah menjalin kolaborasi dengan Universitas Indonesia di Depok yang berhasil melahirkan 6 Champion, dilanjutkan dengan Universitas Airlangga pada 24 September dan Universitas Brawijaya pada 7 Oktober, yang keduanya turut menghasilkan banyak agent of change.

Sekitar 270 mahasiswa Universitas Brawijaya mengikuti kegiatan ini untuk memperdalam pemahaman tentang perilaku aman berkendara.

Untuk memaksimalkan hasil, Toyota menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk driving school terakreditasi serta para pemangku kepentingan lain dibawah naungan Astra Group seperti produsen kendaraan roda dua dan infrastruktur.

Lewat PT Toyota-Astra Motor (TAM), kegiatan ini diimplementasikan dalam bentuk seminar keselamatan berkendara, pelatihan mengemudi, dan program pengembangan Champion, dengan tujuan menanamkan pemahaman mengenai eco-safety driving sejak usia muda serta melahirkan lebih banyak agent of change di bidang keselamatan lalu lintas.

Seluruh peserta juga berkesempatan mengikuti joyride menggunakan berbagai kendaraan Toyota yang mencerminkan pendekatan Multi-Pathway terhadap mobilitas ramah lingkungan.

Kegiatan ini turut didukung oleh jajaran manajemen perguruan tinggi, Kasatlantas, Polisi Militer, serta dosen yang memiliki perhatian khusus terhadap isu keselamatan berkendara, dan juga dihadiri oleh perwakilan media.

Selain menyasar mahasiswa, Toyota juga menghadirkan Traffic Safety Festival di Museum Angkut, Malang (6 Oktober), bagi kelompok Pre Driver atau peserta berusia di bawah 17 tahun. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari pilot program di Taman Lalu Lintas Bandung padaJuli 2025 yang sebelumnya mendapat sambutan positif.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan komunitas Simpul Hijau sebagai mitra sosial dan lingkungan Toyota, serta relawan mahasiswa Universitas Brawijaya.

Toyota juga berkolaborasi dengan komunitas Mini RC BKT yang menghadirkan edukasi keselamatan berlalu lintas menggunakan mobil remote control dan simulator mengemudi bertema eco dan safety yang dikembangkan secara mandiri.

Dengan total sekitar 120 peserta dari tingkat SD dan SMP, kegiatan ini dirancang secara interaktif untuk menumbuhkan kesadaran sejak dini akan pentingnya keselamatan dan efisiensi dalam berkendara, sekaligus memperkenalkan konsep eco-safety driving dengan cara yang menyenangkan.

Para peserta turut mendapatkan pelatihan eco driving sebagai bagian dari upaya menekan konsumsi bensin dan menjaga lingkungan.

Para Champion yang sekarang berjumlah sekitar 90 orang, diharapkan dapat menularkan ilmu pengetahuan mengenai eco dan eco-safety driving kepada masyarakat luas termasuk komunitas pecinta mobil Toyota.

Vice President Director PT Toyota Astra Motor (TAM),Henry Tanoto mengatakan, program Toyota Berbagi Selamat tidak hanya bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, tetapi juga mereduksi dampak negatif pada lingkungan dengan berkontribusi dalam penurunan emisi. (rls)

Editor : M. Erizal
#program csr #pt toyota astra motor (tam) #toyota #Toyota Berbagi Selamat #pt tam