MERANGIN (RIAUPOS.CO) - PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sumbagteng 3 terus mengakselerasi penyelesaian pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV jalur Bangko-Merangin-Sungai Penuh melalui langkah mediasi penggantian tanaman pada koridor right of way (ROW) serta penguatan koordinasi dengan aparat kewilayahan. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen PLN dalam memastikan proyek berjalan lancar dengan tetap mengedepankan aspek sosial dan kepastian hukum.
Kegiatan mediasi dan pemberkasan penggantian tanaman dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat pemilik lahan yang terdampak di sepanjang jalur ROW. Dalam forum tersebut, PLN memfasilitasi dialog terbuka guna membahas nilai penggantian tanaman, sekaligus menyelesaikan kelengkapan administrasi sebagai dasar pembayaran kompensasi.
Tim Pertanahan dan Perizinan PLN UPP Sumbagteng 3 yang dipimpin oleh Moh Ainun Hanafi turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur. Pendekatan persuasif melalui musyawarah menjadi strategi utama dalam membangun kesepahaman antara PLN dan masyarakat.
‘’Mediasi ini kami lakukan untuk memastikan hak-hak masyarakat dapat terpenuhi secara adil dan transparan, sekaligus mendukung kelancaran pembangunan proyek. Kami mengedepankan dialog agar setiap proses dapat dipahami bersama,’’ ujar Moh Ainun Hanafi. Selain itu, PLN juga melakukan koordinasi dengan Komando Rayon Militer (Danramil) 417-08/Batang Merangin dalam rangka pendampingan pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Koordinasi ini bertujuan untuk menjaga kondusivitas di lapangan, terutama pada lokasi-lokasi yang berpotensi menghadapi tantangan sosial.
Perwakilan PLN menyampaikan bahwa dukungan dari aparat kewilayahan, termasuk TNI, menjadi faktor penting dalam memastikan keamanan dan kelancaran proyek. ‘’Sinergi dengan Danramil merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan dengan aman dan tertib,’’ kata Ainun.
Pihak Danramil 417-08/Batang Merangin menyambut baik koordinasi tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mendukung PLN sesuai dengan kewenangan yang dimiliki, khususnya dalam menjaga stabilitas wilayah selama proses pembangunan berlangsung.
PLN menegaskan bahwa proyek SUTT 150 kV Bangko-Merangin-Sungai Penuh merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem kelistrikan di wilayah Provinsi Jambi. Oleh karena itu, setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.
Melalui langkah mediasi dan penguatan koordinasi ini, PLN berharap seluruh proses penyelesaian ROW dan pembangunan konstruksi dapat berjalan lebih optimal. Infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan keandalan pasokan listrik, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Merangin dan sekitarnya.(adv)
Editor : Arif Oktafian