JAKARTA (RIAUPOS.CO) - JNE kembali mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin industri logistik nasional dengan meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus, yakni Golden Brand of The Year 2026 dengan peringkat Excellent dan Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 untuk kategori jasa pengiriman. Acara yang diinisiasi oleh Infobrand.id bersama Tras N Co Indonesia dan IMFocus Digimarketing Consultant ini diselenggarakan di Lumire Hotel & Convention Center, Jakarta, belum lama ini.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh CEO Tras N Co Indonesia Tri Raharjo SE MM dan CEO Media Infobrand Group Susilowati Ningsih kepada JNE yang diwakili oleh Kurnia Nugraha selaku Media Communication Department Head JNE.
Marketing Group Head JNE, Eri Palgunadi, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan ini. “Mewakili seluruh karyawan dan manajemen JNE, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Infobrand, Tras N Co, serta IMFocus Digimarketing Consultant atas penganugerahan Golden Brand of The Year 2026 dan Indonesia Digital Popular Brand Award 2026. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dalam pengembangan bisnis di tahun-tahun mendatang, serta memperkuat komitmen JNE dalam menghubungkan kebahagiaan kepada seluruh pelanggan,” ujar Eri.
Indonesia Digital Popular Brand Award (IDPBA) 2026 sendiri merupakan apresiasi bagi merek-merek yang sukses membangun popularitas dan kepercayaan publik melalui media digital. Penilaian dilakukan berdasarkan riset Indonesia Digital Popular Brand Index periode November 2025 hingga Januari 2026 melalui tiga parameter utama, yakni search engine based, social media based, dan website based. Dengan keberhasilan ini, JNE terbukti menjadi simbol popularitas dan kepercayaan netizen dalam memilih jasa pengiriman di era digital.
Selain itu, penghargaan Golden Brand of The Year 2026 dianugerahkan kepada JNE atas konsistensinya menjaga eksistensi merek selama lebih dari 25 tahun. JNE dinilai sebagai perusahaan yang adaptif, inovatif, serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan ekonomi nasional. Riset penilaiannya mengacu pada tiga aspek fundamental, yaitu Brand Existence Aspect, Brand Impact Aspect, dan Business Innovation Aspect yang dirancang untuk mengukur ketangguhan sebuah merek di tengah dinamika bisnis yang terus berubah. (azr)
Editor : Arif Oktafian