JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Tiga smartphone lipat terbaru resmi diperkenal Samsung sekaligus. Yakni Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8. Ketiga smartphone ini hadir dengan desain yang lebih tipis dan ringan.
Ketiganya ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, dibekali kemampuan Galaxy AI yang lebih cerdas, serta membawa peningkatan signifikan pada sektor layar, kamera, dan baterai. Peluncuran Galaxy Z Series terbaru ini menjadi langkah Samsung menghadirkan lebih banyak pilihan smartphone lipat sesuai kebutuhan pengguna.
Galaxy Z Fold8 ditujukan bagi penikmat hiburan dan produktivitas, Galaxy Z Fold8 Ultra menyasar kreator konten dan pengguna profesional, sedangkan Galaxy Z Flip8 dirancang untuk pengguna yang mengutamakan mobilitas dan ekspresi diri.
Baca Juga: Robert Lewandowski Tidak Melihat Penampilan Terbaik Lamine Yamal di Piala Dunia
"Seiring AI berkembang menjadi semakin agentic, perangkat mobile akan menjadi titik masuk paling personal menuju pengalaman yang mampu memahami dan beradaptasi dengan setiap pengguna," kata TM Roh, Chief Executive Officer, President and Head of the Device eXperience (DX) Division Samsung Electronics saat meluncurkan smartphone tersebut secara global pada Rabu (22/7/2026).
Menurutnya, Samsung kembali menetapkan standar baru perangkat foldable dengan menghadirkan pengalaman mobile premium sekaligus membuka era baru AI yang lebih cerdas bagi semakin banyak pengguna.
Mengenai spesifikasinya, Galaxy Z Fold8 menjadi model paling ringan di keluarga Fold dengan bobot hanya 201 gram. Samsung juga mengubah desain layar melalui rasio cover screen 10:16 yang lebih nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari seperti berkirim pesan, menjelajah media sosial, hingga menonton video pendek.
Baca Juga: Kabar Gembira untuk ASN di Pemkab Inhu, Gaji ke-13 Cair Tapi Masih Terbatas
Saat dibuka, layar utama berasio 4:3 memberikan ruang yang lebih luas sehingga lebih nyaman digunakan untuk menonton film, bermain gim, maupun membaca dokumen dalam waktu lama.
Performa Galaxy Z Fold8 ditopang chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy yang dipadukan baterai berkapasitas 4.800 mAh. Samsung juga memperkenalkan teknologi Flex Titanium yang membuat struktur layar lebih tipis sekaligus lebih kuat.
Panel layarnya diklaim mampu mencapai tingkat kecerahan hingga 3.000 nits dan dilengkapi Vision Booster serta lapisan anti-refleksi agar tetap nyaman digunakan di bawah sinar matahari.
Di sektor fotografi, Galaxy Z Fold8 membawa kamera wide 50 MP dan ultra-wide 50 MP yang diklaim mampu menghasilkan detail tinggi secara konsisten.
Samsung juga menyematkan fitur Dual Recording yang memungkinkan pengguna merekam dari dua sisi sekaligus, serta My FanCam yang mampu mengikuti pergerakan subjek secara otomatis sehingga proses pembuatan konten menjadi lebih praktis.
Sementara itu, Galaxy Z Fold8 Ultra hadir sebagai model tertinggi di jajaran smartphone lipat Samsung tahun ini. Perangkat tersebut mengusung layar utama seluas 8 inci dengan ketebalan hanya 4,1 mm saat dibuka dan bobot 215 gram, menjadikannya Galaxy Z Fold paling tipis yang pernah dibuat Samsung.
Baca Juga: DLHKP Inhu Tuntas Bentuk Tim Identifikasi IPAL untuk Dapur, Satgas MBG Jadwalkan Turun Lapangan
Keunggulan utama Galaxy Z Fold8 Ultra terletak pada sektor kamera. Smartphone ini dibekali kamera utama 200 MP dengan dukungan HDR serta kamera ultra-wide 50 MP yang mampu menghasilkan foto beresolusi tinggi, baik untuk memotret lanskap maupun objek jarak dekat.
Samsung juga meningkatkan kemampuan Nightography agar foto dan video tetap terang di kondisi minim cahaya, sekaligus menghadirkan perekaman video 8K menggunakan codec APV terbaru dan fitur Cine LUT untuk kebutuhan produksi video bergaya sinematik.
Untuk menunjang produktivitas, Galaxy Z Fold8 Ultra menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, baterai berkapasitas 5.000 mAh, teknologi pengisian cepat 45W, serta sistem pendingin berbasis grafit yang lebih besar agar performa tetap stabil saat menjalankan multitasking berat maupun berbagai fitur AI.
Di sisi lain, Galaxy Z Flip8 hadir sebagai seri Flip paling tipis dan ringan yang pernah diproduksi Samsung. Smartphone ini memiliki bobot hanya 180 gram dengan ketebalan 6,1 mm sehingga lebih nyaman dibawa beraktivitas.
Samsung juga merombak pengalaman penggunaan FlexWindow melalui antarmuka berbasis AI yang memungkinkan pengguna mengakses aplikasi, notifikasi, hingga rekomendasi aktivitas tanpa membuka perangkat.
Fitur Now Brief kini dapat menampilkan informasi penting yang dipersonalisasi, sedangkan Gemini Intelligence memungkinkan pengguna menjalankan berbagai perintah AI langsung dari cover screen melalui tombol samping maupun perintah suara.
Baca Juga: Momen Perkuat Fondasi Penegakan Hukum, Kejati Riau Peringati HBA Secara Sederhana
Kemampuan kamera Galaxy Z Flip8 juga mengalami peningkatan dengan hadirnya sensor utama 50 MP yang didukung ProVisual Engine. Samsung turut mempertahankan berbagai fitur khas seri Flip seperti Flex Mode untuk pengambilan gambar hands-free, Camcorder Grip dengan Zoom Rocker, Super Steady dengan Horizontal Lock, serta FlipShot dan Mirror View yang memudahkan pengguna mengambil selfie menggunakan kamera belakang.
Selain peningkatan spesifikasi perangkat, Samsung juga memperluas kemampuan Galaxy AI di seluruh lini Galaxy Z Series terbaru. Fitur seperti Now Brief, Now Nudge, hingga Gemini Intelligence kini mampu membantu pengguna menjalankan berbagai aktivitas lintas aplikasi dengan lebih cepat melalui layar lipat yang lebih luas.
Seluruh pengalaman tersebut diperkuat sistem keamanan Samsung Knox, Personal Data Engine, KEEP, dan Knox Vault untuk menjaga data pribadi tetap aman saat memanfaatkan fitur AI.***
Editor : Edwar Yaman
Sumber : jawapos.com