Menkeu Minta Subsidi BBM Diperketat

Tim Redaksi • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 11:21 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut penyaluran subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan Liquified Petroleum Gas (LPG) belum sepenuhnya tepat sasaran. Pasalnya, sampai dengan saat ini masya­rakat yang tergolong mampu masih dapat membeli BBM bersubsidi seperti Pertalite dan gas subsidi.

”Ini kan semua orang yang kaya juga bisa ambil Pertalite misalnya, atau gas juga,” ujar Purbaya kepada wartawan, Jumat (24/7).

Purbaya mengatakan, pemerintah dan PT Pertamina (Persero) akan memastikan subsidi tepat sasaran agar volume konsumsi BBM bersubsidi dapat dikendalikan.

Baca Juga: JNE Wadah Kreativitas Anak Bangsa

Untuk itu, ia mengundang Pertamina untuk melihat teknologi perusahaan pelat merah tersebut dalam memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran. Menurutnya, saat ini Pertamina memiliki teknologi tersebut, dan akan dibicarakan bersama Direktur Utama Pertamina, Simon Alosius Mantiri.

”Nah dia punya teknologi, saya pengen lihat teknologi kayak gimana sih, penerapannya seperti apa,” ujarnya.

Lanjutnya, ia menegaskan pemerintah tidak menyiapkan tambahan anggaran subsidi dan kompensasi BBM meski harga minyak dunia kembali meningkat. Pemerintah akan mengoptimalkan ketepatan sasaran subsidi untuk mengendalikan volumenya.

Baca Juga: Lagi, AS Kenakan RI Tarif Impor 10 Persen

”Tidak ada anggaran itu. Yang kita pastikan itu subsidinya tepat sasaran sehingga bisa terkendali volumenya itu,” ucapnya.(yls)

Laporan JPG, Jakarta

 

Editor : Arif Oktafian
subsidi bbm kementerian keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menkeu