Perkuat Daya Saing UMKM Sagu di Selatpanjang, PLN UIP Sumbagteng Gelar Pelatihan Pengolahan dan Strategi Pemasaran

Tim Redaksi • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 12:35 WIB
Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Tenaga Kerja (Diskop UKM) Kabupaten Kepulauan Meranti Eko Priyono (kiri)memaparkan manfaat sagu, produk olahan bernilai ekonomi lebih tinggi, baru-baru ini. (PT PLN (Persero) untuk riau pos)
Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Tenaga Kerja (Diskop UKM) Kabupaten Kepulauan Meranti Eko Priyono (kiri)memaparkan manfaat sagu, produk olahan bernilai ekonomi lebih tinggi, baru-baru ini. (PT PLN (Persero) untuk riau pos)

 

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Sagu telah lama menjadi salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Selain menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat, potensi sagu juga dinilai mampu menjadi penggerak ekonomi lokal apabila diolah menjadi produk bernilai tambah dan dipasarkan secara lebih luas.

Di tengah persaingan usaha yang semakin kompetitif, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dituntut tidak hanya mampu menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga memiliki kemampuan mengembangkan inovasi serta menyusun strategi pemasaran yang efektif. Penguatan kapasitas pelaku UMKM menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Berangkat dari semangat tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menggelar Sosialisasi Peningkatan Kapasitas UMKM Lokal: Pengolahan Produk Turunan Sagu dan Strategi Pemasaran di Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan ini diikuti oleh 30 pelaku UMKM sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan usaha berbasis potensi daerah. 

Baca Juga: Daerah Masih Bergantung pada Dana Transfer Pusat

Sosialisasi menghadirkan Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Tenaga Kerja (Diskop UKM) Kabupaten Kepulauan Meranti Eko Priyono, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa peningkatan nilai tambah produk menjadi salah satu kunci agar UMKM mampu berkembang dan bersaing di pasar yang semakin dinamis.

Menurut Eko, sagu memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi beragam produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Namun, pengembangan produk perlu diiringi dengan peningkatan kualitas, inovasi kemasan, penguatan merek, serta strategi pemasaran yang mampu menjangkau pasar lebih luas, termasuk melalui pemanfaatan platform digital.

Assistant Manager Komunikasi dan TJSL PT PLN (Persero) UIP Sumbagteng, Muhammad Jamil, mengatakan bahwa pemberdayaan UMKM merupakan salah satu fokus program TJSL perusahaan karena memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian daerah. 

Baca Juga: Life’s Adventure: Elevating Every Experience, Evolusi Pengalaman Mitsubishi Motors di GIIAS 2026

”Melalui program TJSL ini, PLN UIP Sumbagteng ingin mendorong pelaku UMKM agar mampu mengoptimalkan potensi lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing. Sagu merupakan salah satu kekayaan daerah Kepulauan Meranti yang memiliki prospek besar untuk terus dikembangkan. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam mengolah produk sekaligus memperluas peluang pemasarannya,” ujar Muhammad Jamil.(adv)

 

Editor : Arif Oktafian
UMKM Kepulauan Meranti sagu meranti PLN UIP Sumbagteng