Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Daerah Masih Bergantung pada Dana Transfer Pusat

T
Penulis: Tim Redaksi❯

Advertisement

Syahrial Abdi. (JPG)
Syahrial Abdi. (JPG)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pelaksa­na Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto menyambut baik pernyataan Menteri Dalam Nege­ri (Mendagri) Tito Karnavian yang meminta Menteri Keuangan (Menkeu) untuk dapat segera melakukan pencairan Dana Bagi Hasil (DBH). Pa­salnya, saat ini memang kondisi keuangan daerah masih banyak bergantung pada dana transfer pemerintah pusat.

Advertisement

“Kita semua memahami, struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di sebagian besar wilayah Indonesia masih menunjukkan tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap dana transfer pusat, baik DAU (Dana Alokasi Umum), DAK (Dana Alokasi Khusus), maupun DBH,” katanya, Rabu (29/7).

Pendapatan Asli Daerah (PAD), dikatakan SF Hariyanto, se­ring kali belum mencukupi untuk mendanai lompatan pembangunan, terutama dalam penyediaan infrastruktur publik yang padat modal. “APBD masih harus membiayai banyak urusan wajib dan pelayanan dasar, sementara ruang fiskal untuk infrastruktur strategis masih terbatas,” ungkapnya.

Advertisement

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, mengatakan, pemerintah daerah terus melakukan berbagai langkah strategis melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan, optimalisasi pajak dan retribusi daerah.

“Pemerintah Provinsi Riau memahami bahwa pada Tahun Anggaran 2025 menghadapi berbagai tantangan yang berdampak terhadap kemampuan fiskal daerah. Namun, kami tetap berkomitmen melakukan berbagai langkah strategis agar pendapatan daerah dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan,” kata Syahrial.

Selain meningkatkan pendapatan, pemerintah juga memastikan belanja daerah diarahkan pada sektor-sektor yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur dasar, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan UMKM, dan peningkatan pelayanan publik.

Menurut Syahrial, setiap kebijakan anggaran harus mampu mendukung target pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Belanja daerah harus benar-benar diarahkan untuk mendukung program prioritas dan menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata,’’ ujarnya.

‘’Karena itu, Pemerintah Provinsi Riau akan terus memperkuat pengawasan, meningkatkan kualitas perencanaan, dan memastikan setiap rupiah anggaran memberikan hasil yang optimal bagi pembangunan daerah,” tambahnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten/kota agar pelaksanaan berbagai program pembangunan berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Mendagri Dorong Menkeu Percepat Pencairan DBH

Mendagri Dorong Menkeu Percepat Pencairan DBH

Mendagri Tito dorong percepatan pencairan DBH untuk membantu daerah memenuhi belanja pegawai di tengah tekanan fiskal.

KPK Ingatkan Kepala Daerah Tidak Lagi Berikan Dana Hibah ke Instansi Vertikal

KPK Ingatkan Kepala Daerah Tidak Lagi Berikan Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Ketua KPK Setyo Budiyanto tegaskan praktik pemberian THR oleh pemerintah daerah kepada aparat penegak hukum mengarah pada tindakan koruptif.

PDRB Riau Besar, APBD Jangan Jalan di Tempat 

PDRB Riau Besar, APBD Jangan Jalan di Tempat 

Anggota DPRD Riau mendorong penguatan kapasitas fiskal agar besarnya PDRB Riau diikuti peningkatan APBD dan kualitas pembangunan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer