Pantauan Riau Pos, Ahad (13/9) di Pasar Kodim Jalan Teratai Kecamatan Senapelan dan pasar di Jalan Tengku Bey Kecamatan Bukit Raya, harga daging ayam ras dijual Rp37.000/kilogram (kg) untuk ukuran besar. Sedangkan untuk ukuran kecil dihargai Rp38.000/kg.
Begitu juga dengan harga telur ayam yang sepapannya (30 butir) dijual seharga Rp46.000 hingga Rp58.000 tergantung ukuran. Sedangkan cabai merah keriting medan dihargai Rp45.000 sampai Rp50.000 per kilogram, cabai merah asal Bukitinggi dijual Rp70.000 per kilogram. Sedangkan cabai asal Jawa dijual Rp60.000 per kilogram.
Baca Juga: Pemprov Minta Dilibatkan dalam Penghitungan PI WK Rokan
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota (Setko) Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut menjelaskan, saat ini pihaknya sudah meminta Tim Satgas Pangan untuk menelusuri lonjakan harga komoditi pangan yang tidak wajar.
Ia melihat, lonjakan harga bahan pangan itu terjadi sejak Juli lalu. Ingot sebutkan, terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan harga komoditi pangan mengalami lonjakan harga. Contohnya cabai merah yang menjadi perhatian khusus. Ia menyebutkan, petani banyak mengalami gagal panen cabai. Sehingga, adanya potensi gagal panen ini bisa memicu harga cabai kembali meroket. Yang disebabkan oleh cuaca belakangan ini merupakan satu dampak El Nino.
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan upaya untuk meredam ulah spekulan yang memanfaatkan lonjakan harga bahan pangan. ”Kita ingin dapat informasi, seperti apa struktur harga. Maka kita bisa mengambil langkah untuk menekan laju lonjakan harga,” katanya.
Baca Juga: Unri-FK2PT Dorong Kolaborasi Global untuk Perikanan dan Ekonomi Biru Berkelanjutan
Sementara itu, seorang pembeli Sari berharap pemerintah bisa menstabilkan harga pangan agar masyarakat bisa membeli dengan harga yang terjangkau dan berkualitas.
”Semuanya mahal, bukan cuma ayam atau telur saja, bahkan ikan laut dan sungai juga. Kalau bisa diturunkan lagi harganya biar semua bisa belanja dengan harga terjangkau. Sekarang bawa uang Rp100 ribu saja sudah tidak cukup untuk membuat dapur berasap,” katanya.(ayi)
Editor : Arif Oktafian