Pertumbuhan Laba BTPN Syariah Ditopang Pembiayaan yang Sehat 

Henny Elyati • Dipublikasikan Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:07 WIB
Community Officer BTPN Syariah setia mendampingi nasabah dalam berkarya dan mengembangkan usaha di daerah Toraja, baru-baru ini. (Istimewa)
Community Officer BTPN Syariah setia mendampingi nasabah dalam berkarya dan mengembangkan usaha di daerah Toraja, baru-baru ini. (Istimewa)

 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPN Syariah) mencatatkan pertumbuhan laba yang ditopang oleh kualitas pembiayaan yang semakin sehat. 

Perbaikan kualitas pembiayaan tersebut mencerminkan efektivitas model bisnis pendampingan yang dijalankan bank secara konsisten dalam melayani masyarakat inklusi, sekaligus menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

Hingga kuartal ketiga 2026, BTPN Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp1,01 triliun. Bank juga mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 8 persen secara tahunan menjadi Rp24 triliun dan pertumbuhan pembiayaan sebesar 13 persen menjadi Rp11 triliun. 

Baca Juga: Peringatan Dini Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah Kampar

Kinerja tersebut didukung oleh kualitas pembiayaan yang semakin baik serta rasio keuangan yang tetap solid, tercermin dari Return on Asset (RoA) sebesar 7,3 persen dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 59 persen.

Direktur BTPN Syariah, Fachmy Achmad mengatakan, pencapaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi bank dalam menjaga kualitas pembiayaan, menerapkan pengelolaan risiko yang disiplin, serta memberdayakan nasabah secara berkelanjutan.

"Pertumbuhan laba yang kami raih tidak terlepas dari kualitas pembiayaan yang semakin sehat. Hal ini mencerminkan semakin kuatnya disiplin dan kapasitas nasabah dalam menjalankan usaha, sekaligus menunjukkan efektivitas pendekatan pendampingan yang menjadi bagian dari model bisnis BTPN Syariah. Kami percaya bahwa pertumbuhan yang berkualitas merupakan fondasi utama untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Fachmy.

Baca Juga: Bantu Tingkatkan Inklusi Keuangan Syariah di Daerah Terpencil,  Kinerja BSI Agen Diapresiasi

Sebagai satu-satunya bank syariah yang berfokus pada pendampingan masyarakat inklusi, khususnya perempuan produktif di segmen mass market, BTPN Syariah terus menghadirkan berbagai program pendampingan dan pengembangan kapasitas. 

Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas akses pembelajaran, meningkatkan literasi keuangan, serta memperkuat kapasitas usaha nasabah agar dapat bertumbuh.

Bank juga secara konsisten memberikan apresiasi kepada nasabah yang menunjukkan semangat tumbuh dan disiplin dalam menjalankan usahanya. 

Baca Juga: Gedung Labkesmas Kuansing Belum Juga Difungsikan, Ini Penyebabnya

Salah satunya melalui program Umrah Satu Pesawat, sebuah program apresiasi tahunan yang memberikan kesempatan kepada nasabah inspiratif dan kelompok nasabah dari berbagai wilayah Indonesia untuk menunaikan ibadah umrah bersama dalam satu penerbangan yang akan diberangkatkan pada November mendatang.

Program tersebut diberikan kepada nasabah yang secara konsisten menghadiri Pertemuan Rutin Sentra (PRS), melakukan pembayaran tepat waktu, aktif menabung, serta menunjukkan perkembangan usaha yang baik. 

Melalui program ini, BTPN Syariah ingin mengapresiasi semangat nasabah dalam membangun kehidupan yang lebih berarti bagi diri sendiri, keluarga, dan komunitasnya.

Baca Juga: Buka Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Wabup Pelalawan Ajak Warga Bersatu Dalam Keragaman

Di sisi pengembangan bisnis, BTPN Syariah terus menghadirkan berbagai inovasi untuk menjawab kebutuhan nasabah yang berkembang. Bank memperluas akses pembiayaan individu melalui produk Tepat Imbang serta memperkuat kerja sama pembiayaan dengan lembaga keuangan nonbank. 

Bank juga terus menghadirkan berbagai solusi pendanaan dan investasi syariah untuk memenuhi kebutuhan nasabah pendanaan yang semakin beragam. Melalui produk pendanaan (funding), BTPN Syariah menyediakan berbagai pilihan instrumen investasi sukuk, yang diterbitkan pemerintah. 

Salah satu produk yang saat ini ditawarkan kepada nasabah adalah Sukuk Ritel Seri SR025, yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berinvestasi sesuai prinsip syariah sekaligus berkontribusi pada pembangunan nasional. 

Baca Juga: Satu Warsa Teknologi CEOR di Lapangan Minas: Ikhtiar di Sumur Uzur

Selain itu, Bank juga menghadirkan Cash Waqf Linked Deposit (CWLD), sebuah inovasi yang mengintegrasikan manfaat ekonomi dengan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat. 

Dengan kualitas pembiayaan yang semakin sehat, permodalan yang kuat, serta komitmen pendampingan yang konsisten, BTPN Syariah optimis dapat terus memperkuat ketahanan bisnis sekaligus menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.(hen)

Editor : M. Erizal
btpn syariah Pertumbuhan Laba laba bersih