Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Melihat Aksi Pasangan Suami-Istri Joki Tong Setan; Hamil Tujuh Bulan, Tak Halangi Semangat Hibur Penonton

Abu Kasim • Senin, 5 Januari 2026 | 12:50 WIB
Pasangan suami istri yang menjadi joki Tong Setan di pasar malam bazar UMKM melakukan atraksi yang sangat mendebarkan jantung penontonnya saat tampil selama 5 menit pada Sabtu (3/1/2026) malam.
Pasangan suami istri yang menjadi joki Tong Setan di pasar malam bazar UMKM melakukan atraksi yang sangat mendebarkan jantung penontonnya saat tampil selama 5 menit pada Sabtu (3/1/2026) malam.

Selama pelaksanaan bazar UMKM yang digelar Forum Wartawan Riau Pos Grup (FW-RPG) Bengkalis di lapangan Pelabuhan Bandar Seri Laksamana (BSL) Jalan Sudirman Bengkalis, ada salah satu wahana permainan yang menarik perhatian, yakni pasangan suami-istri yang menjadi joki Tong Setan. 

Laporan Abu Kasim, Bengkalis

MALAM itu, belasan penonton sudah berderet di bagian atas Tong Setan untuk menyaksikan keseruan atraksi joki Tong Setan. Yang menarik dan menjadi decak kagum serta berdebar jantung yang melihatnya adalah aksi pasangan suami-istri bernama Rizki (23) dan Putri (23) rider asal Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Malam itu, dentuman mesin sepeda motor tua menguji nyali sang joker Tong Setan, yang menjadi warisan hiburan rakyat di pasar malam yang ada di kompleks Bazar UMKM yang dibuka setiap malam.

Di balik gemerlap lampu pasar malam dan riuh teriakan penonton, berdiri sebuah bangunan kayu berbentuk silinder raksasa. Dari atas bibir tong, puluhan pasang mata menatap ke bawah dengan jantung berdebar. 

Di sanalah Tong Setan atraksi ekstrem yang telah puluhan tahun, menjadi bagian dari hiburan rakyat di Pulau Bengkalis, yang terus hidup melawan zaman.

Ketika suara mesin sepeda motor meraung keras, joki Tong Setan pasangan suami-istri ini melesat memasuki arena. Dalam hitungan detik, motor melaju kencang dan menempel di dinding vertikal tong. Penonton terpukau melihat sang joki berputar-putar secara horizontal, melawan gravitasi hanya dengan kecepatan, keseimbangan, dan keberanian.

’’Wah, ngeri melihatnya. Tak hanya berputar-putar sambil menyambar saweran, tapi malah sambil lepas tangan keduanya seolah tak takut jatuh,’’ ucap Boby, salah seorang pengunjung yang menyaksikan antraksi joki Tong Setan di Bazar UMKM.

Dari arah bawah tong, kedua joki terus tancap gas memutari Tong Setan. Bahkan sampai di bagian atas tong kecepatannya sangat tinggi dan bunyi knalpot motor tuanya sangat nyaring terdengar telinga. Setiap kali ada yang memegang saweran uang, sang joki secara bergantian menyambar saweran tersebut.

Pertunjukan joki Tong Setan yang berlangsung selama lima menit tersebut, sangat mendebarkan jantung. Pasalnya sang joki perempuan tidak hanya berani mempertaruhkan nyawanya, tapi dalam perutnya sedang mengandung anak pertamanya yang sedang berjalan tujuh bulan.

‘’Ya, sedang hamil jalan tujuh bulan,’’ ucap Putri, sang joki Tong Setan usai beratraksi.

Ia mengaku, tidak hanya tuntutan ekonomi namun aksi yang dilakukan merupakan hobinya bermain sepeda motor sejak usia remaja. Sehingga hobinya tak bisa dibendung meski dalam kondisi hamil.

‘’Paling pusing dikitlah usai tampil. Tapi ada pengamannya kok di perut. Ya hanya pakai penahan perut saja biar tidak goncang perut saya saat beraksi di Tong Setan,’’ ucapnya yang mengaku sudah 8 tahun menggeluti hobinya sebagai joki Tong Setan.

Ia mengaku sempat dilarang oleh dokter agar tidak melakukan aksi joki Tong Setan. Karena dinilai membahayakan janinnya, namun selagi ini tak berbahaya maka dijalani saja.

Lain halnya dengan Rizki suami Putri. Ia baru satu tahun menggeluti permainan motor setan sebagai joki Tong Setan. Bahkan bertemu istrinya saat bersama bermain joki Tong Setan dan akhirnya berdua melakukan aksi berbahaya tersebut.

Ia menyebutkan, secara ilmiah motor dapat menempel di dinding, karena gaya sentrifugal yang muncul dari kecepatan tinggi. Gaya tersebut menekan ban ke dinding tong, sementara gesekan menjaga motor tetap stabil. Namun, sedikit saja kecepatan menurun, risiko jatuh menjadi ancaman nyata.

‘’Inilah pertunjukan nyali. Tidak ada rem salah, tidak boleh lengah,’’ ujar Rizki, sang joki Tong Setan.

Menariknya, banyak joki Tong Setan berasal dari keluarga yang sama, mewarisi keahlian dari orang tua atau kerabat. Sejak remaja, Rizki sudah terbiasa membantu di balik layar, mempelajari mesin, hingga akhirnya turun langsung ke arena.

Motor yang digunakan pun bukan sembarang motor. Umumnya motor manual lama yang dimodifikasi khusus agar stabil di putaran tinggi dan mampu bertahan di lintasan kayu atau besi.***

Editor : Arif Oktafian
#joki #tong setan #bengkalis #hamil #hibur penonton