Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Angkat Kopi Asli Sumatera Barat, Dompet Dhuafa Riau Gelar Pelatihan Barista

Joko Susilo • Jumat, 26 Januari 2024 | 13:54 WIB

Foto bersama peserta training dan trainer barista dompet dhuafa dengan institut kemandirian.
Foto bersama peserta training dan trainer barista dompet dhuafa dengan institut kemandirian.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Maraknya usaha kedai kopi membuat profesi barista kerap kali dicari pemilik usaha. Dalam penyajian kopi pun, barista memerlukan teknik-teknik sesuai dengan jenis kopi yang diseduh, seperti membuat kopi untuk cappucino, latte art serta picollo.

Keahlian tersebut diajarkan terhadap 11 orang terpilih yang kemudian menjadi peserta training, barista program yang ditaja Dompet Dhuafa (DD) Riau bersama Institut kemandirian, di Cafe Pilantrokopi, Kota Pekanbaru, Jumat (26/1/2024).

Institut kemandiri itu adalah salah satu unit di Dompet Dhuafa yang fokus terhadap training-training, salah satunya untuk barista. Diharapkan kelak para pesertanya siap kerja, siap buka usaha dan siap sukses.

"Kenapa barista, kita lihat pertumbuhan kedai kopi, cafe di Kota Pekanbaru cukup signifikan. Kemudian Dompet Dhuafa sendiri punya perkebunan kopi, yang paling dekat itu di Sumatera Barat. Kita coba menyerap kopi dikelolah oleh teman-teman di sana," ujar Hendi Mardika Pimpinan cabang Dompet Dhuafa Riau.

Diharapkan para peserta memiliki keahlian sendiri, sehingga kedepan bisa membuka usaha secara mandiri.

"Harapan kami untuk anak-anak muda, kita menyeleksi cukup banyak dan ada 11 orang yang terpili. Setelah mengikuti training ini mereka punya pengetahuan barista. Kalau sudah ada modal bisa mulai membuka usaha dan dompet dhuafa akan support itu. Yang ingin bekerja di cafe misalnya mereka sudah punya skill. Yang melatih mereka ini merupakan trainer yang sudah berpengalaman," tambahnya.

Manajer Institut Kemandirian Dompet Dhuafa, Sri Aprianti mengucapkan selamat terhadap peserta pelatihan barista.

"Semoga aktivitas menuntut ilmu beberepa hari kedepan dicatat sebagai amal juga. Silahkan menuntut ilmu dengan instruktur sebanyak-banyaknya. Fokus dan komitmen serta tetap mengikuti arahan dari intruktur agar ilmunya dapat didapat dengan sempurna. Siap kerja siap buka usaha dan siap sukses," tambahnya.

Hal senada disampaikan Tirta Rahayu SPV Program Institut Kemandirian. Diharapkan dia dengan menggelar pelatihan dapat menjadi solusi untuk menggurangi pengangguran.

"Kami dari institut kemandirian itu, lembaga pelatihan vokasi yang konsen isunya di dua hal, yaitu kemiskinan dan pengangguran. Saat ini kita menggelar pelatihan barista di Riau, juga berangkat dari dua masalah itu," imbuhnya.

Sementara para peserta merasa sangat beruntung bisa terpilih ikut pelatihan barista. Karena mereka ketahui untuk kursus barista ditempat lain biaya cukup mahal.

"Terimakasi Dompet Dhuafa dan Institut Kemandirian, saya sudah terpilih menjadi salah satu peserta pelatihan barista, tidak dipungut biaya. Ini juga memberikan kami kesempatan untuk belajar dan pengamalam serta ilmunya menjadi Barista. Ini merupakan kesempatan spesial bagi saya sendiri bisa terpili menjadi salah satu peserta training barista," ungkap Ummi salah seorang peserta training barista.

 

Editor : RP Rinaldi
#dompet duafa #kopi sumatera #barista