JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ada banyak rintangan yang dihadapi seorang manusia ketika bersosialisasi. Namun, perlu diingat bahwa bersosialisasi tidak hanya berisi hal menyenangkan seperti perasaan positif mulai dari suka, senang, sayang, dan bahagia.
Ada juga perasaan-perasaan negatif yang lazim dialami oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari tatkala bersosialisasi, seperti rasa tidak suka, cemburu, iri, dengki, sampai kebencian yang mendalam.
Saat memilih orang baik sebagai teman maupun rekan, kamu tentu perlu mengidentifikasi mana yang merasakan perasaan negatif atau positif terhadapmu.
Apabila kamu sudah mengidentifikasi siapa saja serta perasaan apa saja yang mereka rasakan terhadapmu, maka kehidupan sosial bisa berjalan lebih mudah.
Kamu bisa terus menjalin relasi dengan orang yang berpikian positif, dan memikirkan apa yang kamu lakukan dengan orang yang berpikiran negatif terhadapmu.
Salah satu perasaan negatif yaang bisa dirasakan orang terhadapmu adalah iri. Hal ini harus kamu pahami dengan jelas mengapa orang tersebut iri dan hal apa yang mereka irikan terhadapmu.
Dilansir dari Psychology Today dan Bustle, berikut 6 tanda bahwa orang lain iri terhadapmu beserta cara menanganinya:
1. Menganggap Situasi Tidak Adil Baginya
Seseorang yang iri bisa berkata bahwa dunia tidak adil dan kamu tidak pantas mendapatkan pencapaian itu. Ia akan malu dan tidak suka atas hidupnya sendiri namun menyalahkan orang lain atas pencapaian. Hal ini nyata terjadi meski pada dasarnya mereka tidak melihat perjuanganmu untuk sampai ke titik tersebut.
Lebih jauh, mereka akan berangggapan bahwa dunia ini tidak adil, bahwa kamu memiliki sebuah pencapaian sedangkan dirinya tidak. Bukannya introspeksi diri, mereka melempar kesalahan atas sesuatu yang tidak berhasil ia dapatkan. Perkataan semacam ini bisa kamu deteksi dari ucapan langsung darinya atau pembicaraan dibelakangmu.
2. Bersikap Kompetitif Secara Berlebihan
Selanjutnya, seseorang yang iri bisa bersikap kompetitif dalam taraf yang mengkhawatirkan. Pada dasarnya rasa kompetitif adalah hal yang bagus untuk bensin yang membakar seseorang mendapatkan sesuatu.
Namun, apabila kompetitif itu berlebihan dan ditujukan terhadap kamu yang dianggap teman maka hal itu sudah jadi tanda bahwa dirinya mungkin iri dengan kamu. Tidak hanya itu, sikap kompetitif yang berlebih hingga berdampak padamu juga tanda bahwa pertemananmu perlu kamu pertimbangkan kembali.
3. Mengkritik dan Selalu Negatif Padamu
Seseorang yang iri bisa melontarkan kritik keras padamu. Seseorang tersebut bisa mendiskreditkan usahamu serta merendahkan kemampuanmu. Lebih jauh, seseorang tersebut bsia mengkritik hal lain yang tidak ada hubungannya dalam pencapaianmu seperti sifat pribadi.
Orang yang iri juga menampakkan sikap selalu negatif terhadapmu. Sesedikit mungkin, kamu mungkin pernah merasakan nada atau pilihan kata yang mengandung rasa iri dilontarkan dari seseorang tersebut.
4. Mengawasi dan Mencoba Menjatuhkan
Pengawasan atas segala hal terkecil juga bsia dilakukan oleh orang yang iri. Orang tersebut bisa mengawasi kamu dengan tujuan untuk mengkritik atau menjadikan kesalahanmu sebagai target yang lama dinanti.
Orang yang iri akan mencari segala cara untuk mencoba menjatuhkanmu dari posisimu berada. Misalnya, kamu mendapatkan nilai bagus di salah satu pelajaran. Orang yang iri mungkin dengan sengaja menyatakan hal buruk atas pencapaianmu itu dengan tujuan menjatuhkanmu.
5. Anti Merayakan atau Memuji Kamu
Kamu mungkin melakukan perayaan atas pencapaian yang kamu lakukan. Misal, naik pangkat atau memegang sebuah prpoyek penting di kantor. Orang yang iri akan nampak tidak merayakan pencapaianmu. Ia mungkin datang, namun tidak sepenuh hati atau membicarakan segala hal selain pencapaianmu.
Tidak hanya menolak memberikan pujian tulus padamu, orang yang iri bisa merasa tidak senang apabila ada orang lain menyelamatimu. Reaksi tersebut bisa kamu lihat ketika ada orang lain menyelamatimu, bagaimana orang tersebut bereaksi. Rasa iri dan dengki yang tidak mungkin ditunjukkan terang-terangan tentu bisa kamu deteksi dengan hati dan perasaanmu.
6. Insecure dan Meniru Karakteristikmu
Rasa iri bsia berangkat dari insecurity setelah melihatmu dan segala pencapaianmu. Orang yang merasa insecure bisa jadi menumbuhkan perasaan iri dan tidak senang ketika berada di sekitarmu dan membahas pencapaianmu.
Orang yang iri juga terus-terusan melihat ke arahmu, meski dengan perasaan tidak suka. Sadar maupun tidak sadar, orang yang iri bisa menirukan berbagai perilaku atau kebiasaan dari target iri mereka yakni kamu. Hal ini dilakukan setelah observasi panjang yang detail atas dirimu.
Sejatinya, orang iri akan selalu ada di setiap langkah kehidupan. Mulai dari sekolah, kuliah atau kerja. Kejatuhan atau kesalahan besarmu adalah sesuatu hal yang sangat ditunggu oleh orang yang iri tersebut. Oleh karenanya, kamu perlu menangani orang iri tersebut dengan baik demi menghindari situasi tidak diinginkan.
Dikutip dari LinkedIn, ada cara yang tepat untuk menangani orang yang iri. Kamu harus fokus pada tujuan, terus berkembang ke arah lebih baik dan mengabaikan orang yang iri kepadamu. Meski orang yanng iri kepadamu bisa berasal dari orang terdekat, lebih baik unutk mengabaikan dan fokus pada dirimu sendiri.
Lebih baik untuk terlibat dengan lingkaran orang-orang positif yang menyayangi dan mendukungmu tanpa syarat ketimbang memaksakan diri dalam lingkaran orang lain yang iri dan dengki terhadapmu. Hal ini akan lebih baik untuk kamu dan kesehatan mentalmu.
Sumber: Jawapos.com
Editor : RP Edwir Sulaiman