Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Abadikan Momen Indah dengan Calligraphy Keepsake

Siti Azura • Minggu, 7 Juli 2024 | 19:47 WIB

Lawrencia Suly Santika
Lawrencia Suly Santika

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Selain mengabadikan momen dengan berfoto, ada banyak cara lainnya yang bisa mengabadikan momen indah. Salah satu yang menarik dan layak dicoba adalah mengabadikan momen dengan calligraphy keepsake. Seni satu ini membuat mu bisa mengabadikan momen indah seperti pernikahan, baby’s announcement dan lainnya melalui undangan yang dibuat khusus untuk momen tersebut.

Di Pekanbaru sendiri, seni kaligrafi ini sudah bisa ditemukan. Owner dari bisnis calligraphy dan moodboard di Pekanbaru, Lawrencia Suly Santika (29) mengatakan, usaha ini sudah ada sejak beberapa waktu lalu. Semua berawal dari hobinya di bidang journaling dan mengikuti workshop di bidang tersebut

“Aku habis workshop tak kepikiran apa-apa. Terus pas di gereja ada acara fund raising buat bangun gereja. Jadi, dari sana aku mikir kalau donate, bisa donate apa ya biar lebih banyak dan berkesan. Jadi, pas itu ak bikin bookmark nama dan ayat alkitab. terus banyak yang minat. Banyak yang suruh seriusin,” terangnya.

Ia pun mulai mempromosikan dan mulai dikenal. “Awalnya PR banget. Mungkin calligraphy, wedding keepsake, engraving masi awam sekali ya di Pekanbaru,” terangnya mengenang awal merintis bisnis ini.
Baca Juga: Terungkap! Ini 6 Tanda Orang Lain Sedang Iri Terhadapmu

Tapi saat ini, Lawren menilai masyarakat Pekanbaru sudah mulai ngeh dan mengerti konsep calligraphy keepsake. “Sekarang seneng sih ketemu bride-bride dan WO yang ternyata excited juga pas ditawarin,” lanjut yang juga menjadi styling untuk prewed ini.

Untuk saat ini, ia sudah memproduksi beberapa jenis calligraphy. Di antaranya wedding calligraphy keepsake seperti stationary nikahan, sangjit dan lamaran, baby’s announcement keepsake untuk lahiran, anak setahunan dan lainnya, engraving ukir di parfum, di botol, di wine serta hot foiling.

Dalam memasarkan produk ini, Lawren merasa ada beberapa tantangan yang ia hadapi. Misalnya market. “Tantangan lainnya untuk meng-educate makna calligraphy itu apa. Kenapa gak bisa sama persis semua,” sambungnya.

Ya, karena semua ditulis tang­an, tentunya hasil kaligrafi ini menjadi sangat spesial dan tak akan pernah sama persis. “Kita nggak ada yang di-print. Pernah dikira aku pakai jasa percetakan. Jadi pas ada yang hilang minta d tu­lis ulang persis,” kenangnya.
Baca Juga: Bagi Karyawan Kantor, Simak Baik-Baik! Ini 5 Tips Menjadi Percaya Diri dalam Menjalani Pekerjaan

Menurutnya, yang membuat wedding calligraphy keepsake ini layak dicoba ya karena itu. Tak mungkin ada yang sama persis. “Selalu sesuai dengan konsep wedding, moodboard dari pasangan ini. Dari pemilihan kertas, tinta dan design kita coba sesuaikan. Even kertas yang kita gunakan handmade paper. Yang ga cuma lebih ramah lingkungan dan pastinya lebih estetik juga. Jadi nanti pada saat acara udah selesai, mereka bisa frame-kan undangan nikah mereka ini ke dalem frame di mana mereka bisa inget moment­nya,” paparnya lagi.

Bagi yang ingin memesan, pastikan dari jauh hari. Karena prosesnya memakan waktu. “Untuk pemesanan biasa H-30 sampai H-14 minimal,” ungkapnya.

Untuk harga set dimulai dari Rp800 ribuan. Kalau full setnya saat ini Rp1,8 juta. Ke depan, ia berharap orang bisa makin kenal dengan calligraphy. “Hopefully dengan rencana workshop-workshop yang udah kita lakuin dan plan. Makin banyak juga live event yang bikin orang-orang di Pekanbaru makin tertarik sama calligraphy,” tutup­nya.***

Editor : RP Bayu Saputra
#Calligraphy #Calligraphy Keepsake #lifestyle #seni