JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Mendaki gunung merupakan salah satu cara yang paling umum dan mudah untuk menikmati keindahan alam. Namun, bagi yang belum pernah mencobanya, bisa terasa menakutkan. Karena itu, menyusun panduan pendakian bagi pemula adalah hal penting untuk membantu seseorang merasa percaya diri dalam persiapan pendakian dan mengurangi kecemasan atau ketakutan tentang mendaki khususnya untuk perempuan.
Berikut ini tips mendaki gunung untuk pemula khususnya perempuan, seperti dikutip Jawapos.com dari laman outdoorsydiva, Sabtu (13/7).
1. Merencanakan pendakian
Sebagai pemula, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat merencanakan pendakian. Apakah akan pergi bersama rekan hiking atau sendirian. Jika baru pertama kali memulai, sebaiknya cari rekan atau teman hiking yang bisa menemani.
2. Latihan fisik
Latihan fisik sangat penting bagi pendaki pemula, khususnya perempuan. Latihan ini sebaiknya tidak dilakukan secara mendadak. Sebaiknya dilakukan jogging, olahraga ringan, atau workout di rumah setidaknya tiga kali seminggu.
Olahraga rutin ini penting untuk kesehatan tubuh, bukan hanya untuk persiapan mendaki, terutama bagi mereka yang sehari-harinya jarang bergerak.
3. Memilih jalur pendakian
Pilih jalur yang memiliki pemandangan indah, seperti air terjun atau aliran sungai, untuk menjaga motivasi diri. Pilih jalur yang sesuai dengan tingkat kenyamanan dan kebugaran tubuh.
Biasakan diri dengan jalur melihat peta dan meneliti sebelumnya. Unduh peta atau ambil tangkapan layar pada ponsel. Beri tahu seseorang tentang rencana pendakian yang akan dilakukan. Periksa cuaca sebelum dan selama pendakian.
Kenakan sepatu, kaus kaki, dan perlengkapan yang tepat. Berpakaianlah berlapis-lapis. Bawalah tas ransel ringan dan isi dengan makanan ringan. Istirahatlah sesuai kebutuhan.
4. Melihat kemampuan fisik diri sendiri
Saat memilih jalur, pertimbangkan medan dan pastikan perubahan jarak serta ketinggian sesuai dengan kemampuan fisik dan pilih jalur yang tidak terlalu panjang.
5. Perlengkapan yang wajib dibawa
Tas ransel ringan, botol air isi ulang, tiang pendakian, sepatu mendaki yang sesuai, topi atau kerai, kemeja ringan yang dapat menyerap keringat, pertolongan pertama, balsem bibir, kacamata hitam, obat penolak serangga, camilan.
Wadah makanan ringan, baterai cadangan, peluit, pisau saku, obat-obatan penting, kompas, tas cadangan, pemantik api atau korek api, alat urinoir wanita, tampon atau pembalut, tisu, pensanitasi tangan.
Sumber: Jawapos.com
Editor : RP Rinaldi