Umumnya orang yang menghadapi kritik mungkin akan terlihat canggung dan tak jarang memalukan. Jika Anda seorang karyawan yang mendapat kritik dari atasan, situasi ini mungkin akan terlihat tegang dan kurang nyaman.
Meski begitu, bersikap tenang dan elegan adalah jalan yang harus kamu tempuh untuk menghadapi kritik. Apabila kamu masih bingung harus bersikap seperti apa saat mendapat kritik, berikut solusi yang bisa Anda lakukan. Dikutip dari Forbes, berikut adalah beberapa cara untuk bersikap elegan ketika menghadapi pengkritik.
1. Dengarkan dengan Tenang
Langkah pertama dalam menghadapi kritik dengan elegan adalah mendengarkan dengan tenang dan terbuka. Jangan terburu-buru merespons atau membela diri. Dengarkan dengan seksama apa yang dikatakan dan berikan waktu bagi diri sendiri untuk mencerna informasi tersebut. Ini menunjukkan bahwa kita menghargai pendapat orang lain dan terbuka terhadap masukan.
2. Tanyakan untuk Klarifikasi
Jika ada bagian dari kritik yang tidak kita mengerti, tanyakan dengan sopan untuk klarifikasi. Meminta penjelasan lebih lanjut menunjukkan bahwa kita benar-benar ingin memahami dan mempertimbangkan pandangan mereka. Ini juga membantu menghindari kesalahpahaman dan memastikan kita menangani kritik dengan informasi yang tepat.
3. Tetap Tenang dan Bersikap Profesional
Jangan biarkan emosi menguasai kita saat menghadapi kritik. Tetap tenang dan bersikap profesional, bahkan jika kritik tersebut terasa tidak adil atau menyakitkan. Mengendalikan emosi kita menunjukkan kekuatan karakter dan kedewasaan.
4. Terima Kritik yang Konstruktif
Jika kritik tersebut bersifat konstruktif dan dapat membantu kita tumbuh, terimalah dengan lapang dada. Berterima kasihlah kepada pengkritik atas masukan mereka dan pikirkan bagaimana kita bisa memperbaiki diri berdasarkan saran tersebut. Ini menunjukkan bahwa kita adalah orang yang dewasa dan siap untuk berkembang.
5. Abaikan Kritik yang Tidak Membangun
Tidak semua kritik bermanfaat. Jika kritik tersebut tidak membangun atau tidak relevan, abaikan dan lanjutkan fokus pada hal-hal yang lebih penting. Jangan biarkan kritik yang tidak konstruktif mempengaruhi rasa percaya diri kita.
Sumber: Jawapos.com
Editor : RP Rinaldi