JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- SUV premium dari produsen otomotif asal Tiongkok, BYD, siap bersaing dengan mobil-mobil Eropa. Yangwang U8L namanya. Ini adalah varian extended-wheelbase dari seri U8.
SUV ini akan meluncur Jumat, 12 September 2025. Mobil inipun digadang-gadang setara dengan SUV supermewah, Rolls Royce Cullinan. Menariknya, mobil ini dilengkapi Emergency Water Floating (mobil bisa mengapung di air).
Kendaraan listrik dan hybrid ini bakal dijual dengan harga sekitar 1,3 juta yuan atau setara Rp2,9 miliar. Yangwang U8L menyasar konsumen premium yang ingin kendaraan supermewah sekaligus tangguh.
Kehadiran U8L menegaskan ambisi BYD tidak hanya sebagai pembuat mobil listrik terjangkau, tetapi juga siap menantang merek-merek mewah Eropa dan Amerika.
Dimensi mobil ini lebih panjang 81 mm dengan jarak sumbu roda bertambah 200 mm dibanding versi standar, sehingga kabin lebih lega, terutama untuk konfigurasi enam kursi.
Baris kedua dilengkapi kursi zero gravity yang dirancang agar penumpang nyaman meski perjalanan jauh, menegaskan fokus BYD pada pengalaman berkendara mewah dan santai.
SUV ini memiliki bobot kosong 3.595 kg dan total berat 4.210 kg. Namun meski berat, performanya luar biasa. Ditenagai empat motor Yi Sifang dengan mesin range extender 2.0T, U8L menghasilkan tenaga 880 kW (1.180 hp) dan torsi puncak 1.280 Nm.
Akselerasi dan kemampuan di medan sulit mumpuni, dengan jarak jelajah hingga 1.160 km per pengisian daya dan bahan bakar.
Sedangkan dari sisi eksterior, U8L tampil eksklusif. Cat khusus dipadukan logo berlapis emas 24K dengan ukiran tulang orakel, menegaskan kesan premium.
Velg tempa 23 inci menambah kesan gagah sekaligus mendukung stabilitas. Desain keseluruhan memadukan unsur modern, mewah, dan futuristis. Sistem kontrol bodi hidrolik Yun Nian-P menambah kenyamanan dan stabilitas.
BYD juga membekali U8L dengan sejumlah fitur eksklusif:
Emergency Water Floating: mobil bisa mengapung di air.
Tank Turn: berputar di tempat seperti tank, berguna di area sempit.
Stable Driving with a Flat Tire: tetap stabil meski salah satu ban kempes.
Keselamatan juga jadi prioritas. Tiga lidar terintegrasi dalam sistem bantuan berkendara "Gods Eye A" memastikan deteksi lingkungan akurat, meningkatkan keamanan di jalan raya maupun medan berat.
Sumber: Pojoksatu.id
Editor : Rinaldi