JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Ada berbagai cara melakukan pengereman saat Anda melewati turunan jalan dengan motor matic. Teknik yang benar bisa membantu motor lebih aman dan rem tidak cepat panas.
Tentu saja teknik engine brake yang benar dapat membantu mengurangi laju motor tanpa terus-menerus mengandalkan rem. Jika rem dipakai berlebihan saat turunan, suhu kampas dan sistem pengereman bisa meningkat, sehingga berisiko menurunkan performa pengereman.
Makanya memahami cara menggunakan engine brake motor matic, bisa membantu Anda tetap aman dan lebih nyaman di jalan. Engine brake adalah efek perlambatan kendaraan yang terjadi saat putaran mesin menahan laju roda ketika gas ditutup.
Memang engine brake pada motor matik tidak sekuat motor manual, tetapi tetap ada dan cukup membantu saat melaju di jalan menurun. Ketika pengendara melepas grip gas sepenuhnya, sistem transmisi CVT dan putaran mesin akan membantu menahan laju motor. Inilah yang disebut sebagai engine brake motor matic.
Ada beberapa keuntungan menggunakan engine brake saat turunan, terutama dari sisi keselamatan, antara lain: mengurangi beban kerja rem, mencegah rem cepat panas, membantu motor tetap stabil, membuat laju motor lebih terkontrol, mengurangi risiko rem blong saat turunan panjang.
Supaya efektif dan tetap aman, penggunaan engine brake pada motor matic tidak bisa dilakukan sembarangan. Berikut caranya:
1. Jaga Jarak Aman dengan Kendaraan Depan
Saat melaju di turunan, motor cenderung lebih cepat meluncur. Karena itu, penting untuk menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Dengan jarak yang cukup, pengendara punya waktu lebih banyak untuk mengurangi kecepatan tanpa harus mengerem mendadak.
2. Tutup Gas Secara Penuh
Langkah paling dasar adalah melepas tuas gas sepenuhnya saat mulai memasuki turunan. Saat gas ditutup, putaran mesin akan membantu menahan laju motor. Jangan justru tetap membuka gas saat jalan menurun, karena itu membuat motor meluncur lebih cepat dan rem bekerja lebih berat.
3. Hindari Menarik Gas Mendadak di Tengah Turunan
Jika kondisi jalan masih menurun, sebaiknya hindari kebiasaan membuka gas secara mendadak, lalu langsung menutupnya lagi. Kebiasaan ini membuat laju motor tidak stabil dan bisa mengurangi efektivitas kontrol saat turunan. Lebih baik jaga kecepatan secara konstan, manfaatkan engine brake, dan gunakan rem seperlunya.
4. Kurangi Kecepatan Sejak Awal
Kesalahan yang sering terjadi adalah membiarkan motor melaju terlalu cepat di awal turunan, lalu panik mengerem di tengah jalan. Cara yang benar adalah kurangi kecepatan sejak sebelum masuk turunan. Dengan begitu, engine brake bisa bekerja lebih efektif dan pengendara tidak perlu menekan rem secara berlebihan.
5. Jaga Posisi Tubuh Tetap Stabil
Saat turunan, posisi tubuh juga berpengaruh terhadap kestabilan motor. Usahakan posisi duduk tetap rileks, tangan tidak kaku, pandangan fokus ke depan dan jaga keseimbangan motor. Jangan terlalu tegang atau melakukan gerakan mendadak karena bisa mengganggu kontrol kendaraan.
6. Gunakan Rem Depan dan Belakang Secara Bergantian
Meski memanfaatkan engine brake, pengendara tetap harus menggunakan rem untuk menjaga kecepatan. Namun, rem sebaiknya digunakan secara halus dan bergantian, bukan ditekan terus-menerus. Gunakan rem belakang untuk membantu kontrol laju, rem depan secara bertahap agar motor tetap stabil. Hindari kebiasaan menahan rem terus menerus sepanjang turunan, karena bisa membuat rem cepat panas dan berisiko kehilangan daya cengkeram.
Ada juga beberapa cara yang salah saat melintasi jalan turunan dengan motor matic, di antaranya adalah terus menahan rem sepanjang turunan, masuk turunan dengan kecepatan terlalu tinggi, tidak menjaga jarak dengan kendaraan depan. Dan biasanya mengandalkan rem saja tanpa memanfaatkan engine brake, panik saat motor mulai meluncur lebih cepat.
Teentu saja kebiasaan seperti ini bisa membuat pengendara kehilangan kontrol, terutama di turunan panjang. Selain teknik berkendara, kondisi motor juga harus diperhatikan sebelum bepergian ke daerah pegunungan atau jalur turunan panjang.
Sumber: Jawapos.com
Editor : Rinaldi