Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

8 Ciri Khas Orang yang Mengenakan Sepatu di Dalam Rumah Menurut Psikologi, Adakah Tanda yang Anda Miliki?

Redaksi • Senin, 4 Mei 2026 | 07:53 WIB
Seseorang yang mengenakan sepatu di dalam rumah. Foto: Magnific/ahmadzada
Seseorang yang mengenakan sepatu di dalam rumah. Foto: Magnific/ahmadzada

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Ternyata ada sebagian orang yang menggunakan sepatu di dalam rumah. Padahal itu merupakan masalah besar di dunia timur.

Perilaku ini tidak bisa dijadikan satu-satunya dasar untuk menilai karakter seseorang secara keseluruhan. Setiap individu memiliki latar belakang, budaya, dan alasan yang berbeda.

Makanya perlu pula diingat, kebiasaan memakai sepati di dalam rumah bukan penilaian mutlak, tapi hanya kecenderungan umum yang sering diamati dalam studi perilaku manusia. Dilansir dari Expert Editor Sabtu (2/5), dari sudut pandang psikologi, kebiasaan ini ternyata bisa mencerminkan beberapa karakter dan pola pikir tertentu.

Baca Juga: Bau Sepatu Disebabkan Keringat Bercampur Bakteri, Lakukan Cara Ini agar Tetap Segar dan Nyaman

1. Praktis dan Tidak Mau Ribet
Bagi sebagian orang, melepas dan memakai sepatu berulang kali terasa merepotkan. Mereka lebih memilih efisiensi daripada mengikuti kebiasaan tertentu.

Ciri ini biasanya muncul pada individu yang mengutamakan fungsi dibanding simbol atau kebiasaan—mereka berpikir, "Kalau tidak mengganggu, kenapa harus diubah?"

2. Lebih Santai terhadap Aturan Sosial
Orang yang tetap memakai sepatu di dalam rumah cenderung memiliki hubungan yang lebih fleksibel dengan norma sosial. Mereka tidak selalu merasa perlu mengikuti aturan yang dianggap "umum" jika menurut mereka tidak terlalu penting.

Baca Juga: Bumi Perkemahan Tunas Kencana Diresmikan, Pekanbaru Kembangkan RTHB 150 Hektare, Upaya Dorong Kepedulian Lingkungan dan Wisata Alam

Dalam psikologi, ini sering dikaitkan dengan tingkat conscientiousness (kehati-hatian) yang lebih rendah, atau pendekatan hidup yang lebih bebas.

3. Tidak Terlalu Memikirkan Penilaian Orang
Menggunakan sepatu di dalam rumah bisa dianggap tidak sopan di beberapa lingkungan timur. Namun orang dengan kebiasaan ini biasanya tidak terlalu khawatir tentang bagaimana mereka dinilai. Mereka cenderung nyaman menjadi diri sendiri, bahkan jika berbeda dari norma.

4. Kurang Sensitif terhadap Kebersihan Lingkungan
Sepatu identik dengan kotoran dari luar. Orang yang tidak peduli memakainya di dalam rumah mungkin memiliki standar kebersihan yang berbeda. Namun ini bukan berarti mereka jorok—lebih tepatnya, persepsi mereka tentang "bersih" tidak sama dengan kebanyakan orang.

Baca Juga: Pencabutan Blokade Laut dan Sanksi Termasuk Dalam 14 Poin Balasan ke AS yang Diajukan Iran

5. Fokus pada Kenyamanan Pribadi
Pada akhirnya, banyak orang melakukan ini karena merasa nyaman. Sepatu tertentu mungkin terasa lebih enak dipakai daripada dilepas. Dalam psikologi, ini menunjukkan orientasi pada self-comfort—mengutamakan apa yang terasa baik bagi diri sendiri dibanding mengikuti ekspektasi sosial.

6. Gaya Hidup Cepat dan Dinamis
Orang yang sering keluar-masuk rumah dalam waktu singkat mungkin merasa melepas sepatu itu tidak efisien. Ini sering terjadi pada individu dengan aktivitas tinggi. Secara psikologis, ini berkaitan dengan pola hidup cepat, multitasking, dan fokus pada produktivitas.

7. Memiliki Batasan Personal yang Kuat
Beberapa orang melihat rumah sebagai wilayah pribadi di mana mereka bebas melakukan apa pun, termasuk memakai sepatu. Mereka tidak terlalu terpengaruh oleh ekspektasi orang lain.

Baca Juga: 59 Jemaah Haji Indonesia Dirawat di RS Saudi, Sebagian Besar Akibat Serangan Jantung dan Radang Paru-paru, 7 Jemaah Wafat

Dalam psikologi, ini bisa berkaitan dengan internal locus of control, yaitu keyakinan bahwa keputusan hidup berasal dari diri sendiri, bukan tekanan eksternal.

8. Kurang Terikat dengan Tradisi
Di banyak budaya Asia, melepas sepatu adalah tradisi kuat. Orang yang tidak melakukannya mungkin tidak terlalu terikat dengan nilai-nilai tradisional. Mereka cenderung lebih modern atau memiliki pola pikir yang tidak terlalu dipengaruhi oleh kebiasaan turun-temurun.

Jadi kebiasaan sederhana seperti memakai sepatu di dalam rumah ternyata bisa mencerminkan berbagai aspek kepribadian—mulai dari cara seseorang melihat aturan, kebersihan, hingga kenyamanan hidup.

Sumber: Jawapos.com

Editor : Rinaldi
#pakai sepatu #praktis #karakter #psikologi