JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Mendukung prestasi akademik anak, pendampingan orang tua di rumah haruslah dilakukan. Orang tua diharapkan berada dekat dengan anak saat proses pembelajaran.
Ini penting dilakukan, agar suasana belajar tetap nyaman, efektif dan menyenangkan bagi si kecil. Ada beberapa cara sederhana yang bisa diterapkan supaya anak tetap fokus dan semangat selama belajar di rumah, diantaranya:
1. Luangkan Waktu Bersama Anak
Di tengah kesibukan bekerja dan aktivitas rumah tangga, orangtua tetap perlu meluangkan waktu berkualitas bersama anak. Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan adalah olahraga bersama di rumah. Olahraga dipercaya membantu menjaga kesehatan tubuh sekaligus meningkatkan fokus dan daya ingat anak.
Baca Juga: “SELARAS” Ketika Orang Tua, Guru, dan Murid Belajar Bersama di Hari Pendidikan Nasional
Menurut Harvard Health Publishing, aktivitas fisik seperti aerobik ringan atau jalan kaki dapat membantu pikiran lebih jernih serta mengurangi stres dan rasa cemas. Kalau tidak memungkinkan olahraga di luar rumah, keluarga bisa mencoba mengikuti video olahraga dari rumah yang kini banyak tersedia secara online.
Selain itu, orangtua juga disarankan tetap aktif berkomunikasi dengan guru dan pihak sekolah, terutama jika ada kendala terkait tugas, teknologi, atau jaringan internet. Belajar di rumah memang bukan situasi yang mudah bagi anak maupun orangtua. Tapi dengan pendampingan yang hangat dan pola yang tepat, rumah tetap bisa menjadi tempat terbaik bagi anak untuk tumbuh, belajar, dan merasa didukung setiap harinya.
2. Menyiapkan Tempat Belajar yang Nyaman
Hal utama yang perlu diperhatikan adalah menyediakan tempat belajar yang nyaman untuk anak. Jika anak sudah memiliki meja belajar sendiri, pastikan area tersebut rapi dan bebas dari barang-barang yang bisa mengganggu konsentrasi, seperti mainan atau gadget yang tidak diperlukan.
Baca Juga: Cari Cara Kelola Sampah, Wabup Muklisin Sampai Datang "Belajar" ke Banyumas
Namun kalau belum punya meja belajar khusus, orangtua bisa menyiasatinya dengan menggunakan meja makan sebagai tempat belajar sementara saat jam sekolah berlangsung. Supaya anak lebih fokus, televisi atau perangkat elektronik lain yang ada di sekitar area belajar sebaiknya dimatikan terlebih dahulu. Cara sederhana ini cukup efektif untuk membantu anak lebih konsentrasi saat mengikuti pelajaran.
3. Gunakan Kalender untuk Mengatur Tugas Sekolah
Belajar di rumah sering membuat jadwal sekolah terasa berantakan. Nah, penggunaan kalender bisa jadi solusi sederhana agar tugas anak lebih terorganisir. Orangtua dapat mencatat jadwal pengumpulan tugas atau agenda sekolah di kalender rumah.
Selain membantu anak disiplin, cara ini juga memudahkan orangtua memantau perkembangan tugas sekolah meski sedang bekerja dari rumah. Anak pun bisa belajar membuat perencanaan dan mengatur waktu dengan lebih baik.
Baca Juga: RSUD Arifin Achmad Lakukan Operasi Bypass Jantung Tanpa Alat Pengganti Jantung Sementara
4. Tetap Disiplin dengan Jadwal Belajar
Walau belajar dilakukan dari rumah, rutinitas harian anak tetap perlu dijaga seperti saat sekolah biasa. Biasakan anak bangun di jam yang sama setiap pagi, mandi, sarapan, lalu memakai pakaian yang nyaman sebelum mulai belajar. Rutinitas seperti ini membantu anak memahami bahwa waktu belajar tetap harus dijalani dengan serius meski berada di rumah.
Jangan lupa beri jeda istirahat di sela kegiatan belajar agar anak tidak merasa jenuh. Orangtua juga perlu membantu mengatur waktu pengerjaan tugas supaya anak tetap punya waktu bermain atau melakukan hobinya.
5. Kurangi Hal yang Bisa Mengganggu Fokus
Rumah memang terasa nyaman, tapi juga penuh distraksi yang bisa mengalihkan perhatian anak. Mulai dari ponsel, televisi, internet, hingga hewan peliharaan bisa membuat anak sulit fokus belajar. Karena itu, orangtua perlu mencari tahu apa saja yang paling sering mengganggu konsentrasi anak saat belajar. Misalnya setelah mengunduh tugas sekolah, koneksi internet bisa dimatikan sementara agar anak lebih fokus mengerjakan tugasnya. Namun penting juga untuk menjelaskan kepada anak alasan mengapa beberapa hal perlu dibatasi selama jam belajar berlangsung.
Sumber: Pojoksatu.id
Editor : Rinaldi