Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tekanan Angin Kurang hingga AC yang Terlalu Dingin Dapat Sebabkan Konsumsi BBM Kendaraan Anda Boros

Redaksi • Senin, 25 Mei 2026 | 11:41 WIB
Ilustrasi pengisian bahan bakar BBM. (Freepik)
Ilustrasi pengisian bahan bakar BBM. (Freepik)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Konsumsi BBM mobil Anda boros? Bukan berarti mesin kendaraan rusak. Bisa jadi ada hal-hal sederhana yang luput dari perhatian.

Tekanan angin ban dan setelan AC yang terlalu dingin, ternyata juga bisa berpengaruh pada konsumsi BBM kendaraan. Jika dibiarkan terus-menerus, pengeluaran untuk isi BBM pun bisa membengkak tanpa disadari.

Makanya pemilik mobil harus pintar mengelola penggunaan bensin pada mobil agar lebih efisien. Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara memberi tips bagaimana kendaraan bisa hemat BBM. Begini penjelasannya:

Baca Juga: Kanamara Festival di Kawasaki Jepang Bukan Hanya soal Bisnis dan Seks, Ada Pesan Kesehatan di Awal Ceritanya 

1. AC Mobil Terlalu Dingin
Penggunaan AC dengan suhu terlalu rendah membuat kompresor bekerja lebih keras. Hal ini otomatis menambah beban mesin dan berdampak pada konsumsi BBM.

Apalagi saat berkendara di tengah kemacetan, penggunaan AC ekstrem bisa membuat bahan bakar terkuras lebih cepat. Gunakan suhu AC secukupnya agar kabin tetap nyaman tanpa membebani performa mesin secara berlebihan.

2. Tekanan Angin Ban Kurang
Ban yang kekurangan tekanan angin membuat gesekan dengan permukaan jalan menjadi lebih besar. Akibatnya, mesin harus bekerja lebih keras untuk menggerakkan mobil.

Baca Juga: Dr Ahmad Supardi Hasibuan Rilis Buku Reinventing Politik Hukum

Kondisi ini sering disepelekan karena mobil masih terasa normal saat dikendarai. Padahal, tekanan ban yang tidak sesuai standar bisa membuat konsumsi BBM meningkat cukup drastis. Idealnya, cek tekanan ban minimal sepekan sekali atau sebelum melakukan perjalanan jauh.

3. Kebiasaan Menginjak Gas dan Rem Mendadak
Gaya berkendara agresif menjadi salah satu penyebab mobil lebih cepat menghabiskan bahan bakar. Akselerasi mendadak dan pengereman keras membuat putaran mesin naik secara tidak stabil.

Selain membuat BBM lebih boros, kebiasaan ini juga mempercepat keausan komponen seperti kampas rem dan ban. Berkendara dengan kecepatan stabil dan halus jauh lebih efektif untuk menjaga konsumsi bahan bakar tetap irit.

Baca Juga: Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Cukup Umur

4. Filter Udara Kotor
Filter udara berfungsi menyaring debu agar tidak masuk ke ruang pembakaran mesin. Saat kondisinya terlalu kotor, suplai udara menjadi terhambat dan proses pembakaran tidak optimal.

Efeknya, mesin membutuhkan lebih banyak bahan bakar untuk menghasilkan tenaga yang sama. Selain bikin boros BBM, performa mobil juga terasa lebih berat saat berakselerasi. Membersihkan atau mengganti filter udara secara berkala bisa membantu menjaga efisiensi konsumsi bahan bakar.

5. Terlalu Sering Membawa Barang Berat
Banyak pemilik mobil tanpa sadar membiarkan bagasi penuh barang yang sebenarnya tidak diperlukan. Beban berlebih membuat kerja mesin semakin berat, terutama saat melaju di jalan menanjak atau kondisi macet.

Baca Juga: Efisiensi, Semangat Berbagi Tetap Tinggi

Semakin berat kendaraan, semakin besar pula bahan bakar yang dibutuhkan. Hal sederhana seperti membawa peralatan yang tidak terpakai dalam waktu lama ternyata bisa memengaruhi efisiensi BBM.

Menjaga konsumsi BBM tetap efisien tidak selalu harus dengan servis mahal atau modifikasi tertentu. Kebiasaan sederhana dan perhatian terhadap komponen kecil justru punya pengaruh besar terhadap efisiensi kendaraan.

Rutin melakukan pengecekan ringan dan menerapkan gaya berkendara yang baik, mobil bisa tetap irit BBM sekaligus lebih nyaman digunakan sehari-hari.

Sumber: Jawapos.com

Editor : Rinaldi
#bbm boros #konsumsi bbm #tekanan angin ban